• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 4 Desember 2022

Metropolis

Soal Ning Imaz, PWNU Jatim Siap Polisikan Eko Kuntadhi

Soal Ning Imaz, PWNU Jatim Siap Polisikan Eko Kuntadhi
Soal Ning Imaz, PWNU Jatim Siap Polisikan Eko Kuntadhi. (Foto: NOJ)
Soal Ning Imaz, PWNU Jatim Siap Polisikan Eko Kuntadhi. (Foto: NOJ)

Surabaya, NU Online Jatim
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim bersiap melaporkan pegiat media sosial Eko Kuntadhi ke pihak kepolisian. Hal tersebut menyusul cuitan Eko di Twitter yang dianggap menghina Ning Imaz Fatimatuz Zahra dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.


"Langkah hukum sedang disiapkan NU Jatim," kata Wakil Sekretaris PWNU Jatim Syukron Dosi dikutip dari cnnindonesia.com, Kamis(15/09/2022).


Syukron mengaku laporan kepada pihak kepolisian akan dilakukan apabila sudah mendapatkan izin atau restu dari Pesantren Lirboyo. Menurutnya, Eko juga berencana datang ke Pesantren Lirboyo untuk meminta maaf kepada Ning Imaz dan suaminya Gus Rifqil, Kamis (15/09/2022).


"Sambil menunggu lampu hijau dari pengasuh Pesantren Lirboyo dan tentunya dari Gus Rifqil dan istri. Dengan catatan silaturahim besok tidak dilakukan oleh si Eko," kata dia.


Sebelumnya, pegiat media sosial Eko Kuntadhi dianggap menghina Ning Imaz karena mengunggah potongan video di Twitter dengan memberi caption atau keterangan tulisan bernada kasar.


“Tolol tingkat kadal. Hidup kok Cuma mimpi selangkangan,” demikian tulisan atau caption yang ada dalam video unggahan Eko Kuntadhi tersebut.


Video tersebut memuat penjelasan Ning Imaz tentang tafsir Surat Ali Imran ayat 14 yang diproduksi oleh NU Online. Video ini juga diunggah di TikTok NU Online dengan judul thumbnail Lelaki di Surga Dapat Bidadari, Wanita Dapat Apa?


Melansir dari website NU Online, berikut transkrip penjelasan Ning Imaz terhadap Surat Ali Imran ayat 14 di dalam video yang diunggah Eko Kuntadhi di twitter: 


Jadi sebetulnya orientasi kenikmatan tertinggi bagi laki-laki adalah perempuan. Makanya hadiahnya di surga nanti adalah bidadari. Tapi kalau perempuan tidak. Perempuan di surga nanti, kenikmatan tertingginya bukan laki-laki. Makanya tidak ada bidadara, tidak ada. Perhiasan, perempuan itu menyukai perhiasan. Hal-hal yang indah, karena dia sendiri perhiasan dan dia juga menyukai perhiasan. 


Di surga nanti, perempuan diiming-imingi diberikan perhiasan yang luar biasa dan tidak bisa di-tashawur-kan keindahannya di dunia ini. Hanya bisa diketahui nanti di surga. Karena hal tersebut memang sudah ciptaannya demikian. Laki-laki orientasi tertinggi adalah perempuan. Hanya karena perempuan, laki-laki bisa menghalalkan cara. Betul atau tidak? Di sini laki-laki semua (jawab: betul. Semua tergantung imanmu). 


Nah ini menunjukkan memang, bahkan nash Al-Qur’an juga begitu. Hubbusy-syahawati minannisa, perempuan dulu ini, wal banin, baru anak-anak. Baru harta dan tahta. Itu memang sudah nash-nya. Itu sebabnya mengapa di surga nanti adanya untuk laki-laki, bidadari, sedangkan untuk perempuan diberikannya perhiasan dan keindahan-keindahan yang lain.


Karena orientasi tertinggi bagi perempuan, itu bukan laki-laki. Tapi justru dunia ini. Makanya orientasi tertinggi bagi laki-laki, itu adalah perempuan. Karena dari perempuan, laki-laki bisa menghalalkan segala cara.


Metropolis Terbaru