• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 19 Agustus 2022

Metropolis

Umi Hanifah Kembali Pimpin Fatayat NU Wonoayu Sidoarjo

Umi Hanifah Kembali Pimpin Fatayat NU Wonoayu Sidoarjo
Umi Hanifah membawa bunga diapit oleh ketua PCNU Sidoarjo dan ketua PC Fatayat NU Sidoarjo. (Foto: NOJ/Boy Ardiansyah)
Umi Hanifah membawa bunga diapit oleh ketua PCNU Sidoarjo dan ketua PC Fatayat NU Sidoarjo. (Foto: NOJ/Boy Ardiansyah)

Sidoarjo, NU Online Jatim
Umi Hanifah resmi terpilih untuk kedua kalinya  menjadi Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Wonoayu pada konferensi ke VIII. Kegiatan ini digelar dengan tema Penguatan Kemampuan Pengetahuan dan Keterampilan untuk Mewujudkan yang Tangguh, Berdaya dan Mandiri pada Ahad (26/06/2022) di aula kantor Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo.

 

Umi Hanifah yang merupakan seorang guru mendapat 21 suara mengungguli Musniatul Rohimah yang mendapat 2 suara serta Ummu Mas'udah dengan 1 suara dan 1 suara tidak sah.

 

“Kami ucapkan terima kasih kepada ranting-ranting yang memilih saya.  Kami mohon kerja samanya demi kemajuan Fatayat NU Wonoayu ke depan,” katanya saat dihubungi NU Online Jatim.

 

Alumni Pondok Pesantren Al Khodijah Surodinawan, Mojokerto itu mengaku telah bergabung dengan Fatayat NU sejak tahun 2000. Saat itu ia ingin berkiprah dan berjuang di NU yang ia mulai dari Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dan saat kuliah di IAIN Sunan Ampel Suurabaya, ia juga bergabung di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

 

“Setelah menikah saya lanjutkan di Fatayat NU. Karena Fatayat NU merupakan tempat yang tepat sebagai wadah berjuang dan berkhidmat untuk kemaslahatan umat bagi perempuan," ujarnya.

 

Awal bergabung di Fatayat NU, Hanifah menjadi anggota biasa sebelum vakum karena sakit yang cukup lama. Menurutnya, banyak yang ia dapat dari Fatayat NU.

 

“Di Fatayat NU saya bisa belajar banyak hal, terutama tentang sosial dan kemasyarakatan,” terangnya.

 

Sesuai tema pada konferensi ke VIII, Hanifah akan berusaha meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader. Sehingga Fatayat NU bisa lebih tangguh, mampu dan mandiri. Dirinya juga akan berusaha turut andil dalam menjadikan Wonoayu menjadi kecamatan bebas sampah seperti yang dipesankan oleh Camat.

 

“Insyaallah empat tahun ke depan kami berusaha meningkatkan keterampilan kader seluruh ranting dalam mengelola sampah,” jelasnya.

 

Hanifah tak lupa mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf  kepada semua pihak yang sudah memberikan dukungan dan doa restunya atas terselenggaranya konferensi VIII ini.

 

“Mohon maaf juga apabila di kepemimpinan kami yang lalu masih banyak kekurangan serta kesalahan baik yang saya sengaja maupun tidak,” pungkasnya. 


Metropolis Terbaru