• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 26 September 2022

Metropolis

Wujudkan SDM Unggul, GP Ansor di Sidoarjo Bakal Berkolaborasi dengan Pemdes

Wujudkan SDM Unggul, GP Ansor di Sidoarjo Bakal Berkolaborasi dengan Pemdes
Raker ke-2 dan Bincang Santai Kepemudaan yang diadakan oleh PAC GP Ansor Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Ahad (15/03/2021). (Foto: NOJ/Yuli Riyanto)
Raker ke-2 dan Bincang Santai Kepemudaan yang diadakan oleh PAC GP Ansor Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Ahad (15/03/2021). (Foto: NOJ/Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Demi mewujudkan roda organisasi yang berkesinambungan serta Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo mengadakan Rapat kerja (Raker) ke-2 di Resto Apung Penatarsewu, Ahad (14/03/2021).

 

Raker kali ini bertajuk ‘Optimalisasi Kader Menuju SDM Unggul’ serta dibalut dengan acara bincang santai yang bertemakan ‘Peran Pemuda dalam Pemanfaatan Dana Desa’.

 

Ketua PAC GP Ansor Tanggulangin Askur Ahmad mengatakan, bahwa PAC GP Ansor Tanggulangin di periode tahun pertama sudah memiliki amal usaha sendiri yang bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia (RI).

 

Dirinya berharap, di tahun kedua ini PAC GP Ansor Tanggulangin tidak hanya unggul dalam usaha, tapi juga lebih intens berkolaborasi dengan pihak Pemerintah Desa (Pemdes) dalam pemanfaatan Dana Desa (DD).

 

"Ansor Tanggulangin sudah punya usaha sablon printing hypersabta, sudah ada beberapa pesanan misalnya kaos harlah NU dan yang lainnya. Target selanjutnya PAC GP Ansor Tanggulangin tidak hanya bergerak di bidang usaha, tapi juga berkolaborasi dengan pihak pemerintah desa guna pemberdayaan kader, dalam hal ini pemuda," kata Kaji Askur, sapaan akrabnya.

 

Ia mengungkapkan, demi terwujudnya SDM unggul ke depan, PAC GP Ansor Tanggulangin tidak hanya aktif dalam pengkaderan tapi juga harus berani jihad di media sosial sebagai gerakan dakwah melawan akun-akun medsos yang menyebarkan paham radikalisme.

 

"Selain fokus kaderisasi, kami juga menekankan kepada pengurus untuk fokus gerakan dakwah di dunia maya supaya masyarakat juga tahu bahwa Ansor-Banser sudah melek teknologi," ungkapnya kepada NU Online Jatim.

 

Sementara itu, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tanggulangin H Zaenal Hayat menuturkan, bahwa sudah saatnya Ansor-Barisan Ansor Serbaguna (Banser) jemput bola untuk bersinergi dengan pihak Pemdes bagi yang ada di tingkatan ranting. Serta dengan pihak pemerintah kecamatan bagi yang di tingkat PAC. Karena banyak sekali program-program yang bisa dikolaborasikan untuk kemaslahatan umat.

 

"Kader Ansor harus pro aktif dan bersinergi dengan kepala desa, jemput bola dan jemput program-program itu untuk kemaslahatan umat, Ansor kan organisasi gerakan pemuda, jadi harus sering bergerak. Selain bergerak di bidang dakwah keagamaan, juga harus bergerak di bidang sosial kemasyarakatan," tutur pria yang akrab disapa Abah Zain tersebut.

 

M Arif Hidayatulloh, selaku narasumber dalam bincang santai ini memaparkan, GP Ansor juga bisa dilibatkan dalam Musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrenbangdes). Caranya bagaimana? tentunya kader Ansor harus aktif di desa serta bisa menunjukkan kapasitas dan kapabilitasnya.

 

"Saya mengamati beberapa desa sudah ada yang melibatkan GP Ansor untuk ikut dalam Musrenbangdes, ini adalah kesempatan kader Ansor untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemdes. Supaya nantinya tidak ada kegiatan desa yang bersifat formalitas dan monumental, saya yakin kader Ansor bisa," papar Tenaga Ahli Infrastruktur Desa (TAID) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Sidoarjo ini.

 

Acara seminar tersebut dihadiri oleh Ketua MWCNU beserta Badan otonom (Banom) dan sejumlah pengurus PAC GP Ansor Tanggulangin dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

 

Editor: Risma Savhira


Metropolis Terbaru