• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Pantura

Berkah Idul Adha, Jasa Penggilingan Daging di Lamongan Diserbu Warga

Berkah Idul Adha, Jasa Penggilingan Daging di Lamongan Diserbu Warga
Jasa penggilingan daging di Pasar Sukoharjo, Kabupaten Lamongan yang diserbu warga. (Foto: NOJ/ Idris Muzakki)
Jasa penggilingan daging di Pasar Sukoharjo, Kabupaten Lamongan yang diserbu warga. (Foto: NOJ/ Idris Muzakki)

Berkah Idul Adha, Jasa Penggilingan Daging di Lamongan Diserbu Warga

 

Lamongan, NU Online Jatim

Hari Raya Idul Adha menjadi berkah tersendiri bagi usaha jasa penggilingan daging. Idul kurban membuat berlimpahnya daging sapi, kambing dan domba untuk diolah menjadi masakan. Karenanya, hal ini berdampak baik pada usaha jasa penggilingan daging yang ada di sekitar Pasar Sidoharjo Kabupaten Lamongan, Ahad (10/07/2022).


Sejak buka pada pukul 09.00 WIB, penggilingan daging ini mulai diserbu warga. Ramainya pengunjung ini diperkirakan hingga satu pekan ke depan.


Beberapa karyawan usaha jasa penggilingan daging yang bekerja terlihat sibuk melayani warga, bahkan tampak kewalahan. Sebab, warga yang hendak menggunakan jasa tersebut terus berdatangan hingga rela berdesak-desakan masuk dalam antrian penggilingan, meski harus menunggu cukup lama.


Salah satu pelanggan jasa penggilingan daging, Musyarofah mengatakan, tahun kemarin tempat penggilingan daging ini tak seramai tahun ini. “Mungkin karena tahun kemarin masih ada Covid-19, sehingga penggilingan jadi sepi," katanya.


Menurutnya, daging yang sudah dicuci harus segera diolah supaya tetap segar. “Karena kalau daging ini sudah dicuci, maka harus segera diolah. Sebab bila tidak, bisa saja akan tidak segar lagi. Makanya banyak warga bawa daging kurbannya ke tempat penggilingan,” lanjutnya.


Ia mengaku akan mengolah daging kurban menjadi pentol. “Memang pilihan tepat bagi yang suka pentol. Makanya banyak warga yang dapat daging kurban menyerbu jasa penggilingan," imbuhnya.


Luluk Masluhah, perempuan muda yang juga menggunakan jasa tersebut memprediksi tempat penggilingan daging akan tetap ramai hingga beberapa hari ke depan setelah Idul Adha.


Ia menceritakan sempat terpikir akan menggiling daging kurbannya sekitar seminggu atau dua minggu setelah Idul Adha untuk menghindari desak-desakan.


Hanya saja, kata dia, karena daging kurban yang diterima cukup banyak serta kulkasnya tidak muat untuk menampungnya, sehingga harus cepat mengolah beberapa dagingnya agar tidak busuk. "Alhamdulillah, kami juga dapat daging kurban. Ini kami giling untuk dibuat bakso," ujarnya.


Editor:

Pantura Terbaru