• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Pantura

Cerita Enik Nurlaili Afifah, Santri Asal Lamongan Penerima Beasiswa LPDP

Cerita Enik Nurlaili Afifah, Santri Asal Lamongan Penerima Beasiswa LPDP
Enik Nurlaili Afifah. (Foto: NOJ/Titik)
Enik Nurlaili Afifah. (Foto: NOJ/Titik)

Lamongan, NU Online Jatim

Enik Nurlaili Afifah perempuan asal Desa Pucangtelu, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan adalah salah satu santri penerima beasiswa beasiswa LPDP Tahun 2021.

 

Santri yang merupakan bintang pelajar sejak Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) di Pondok Pesantren Matholi’ul Anwar ini sebelumnya juga mendaftar beasiswa santri berprestasi untuk jenjang S1 di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

 

"Saya bisa menyelesaikan studi tepat waktu dan mendapatkan penghargaan sebagai wisudawan terbaik di Fakultas Pertanian UGM Yogyakarta pada tahun 2013. Kemudian saya kembali dan mengabdi di Pondok Pesantren Matholi'ul Anwar," ujarnya.

 

Ia menjelaskan bahwa pada saat jenjang S2 juga mendapatkan beasiswa LPDP dan diterima di UGM Yogyakarta. Karena pada saat itu belum ada skema beasiswa LPDP santri. 

 

"Sejak kuliah S2 saya sudah memiliki keinginan untuk kuliah di luar negeri. Hanya saja waktu itu saya belum banyak persiapan, sehingga saya memutuskan untuk mengambil master saya di dalam negeri," ujarnya

 

Dan kini perempuan yang menjadi Dosen di Fakultas Pertanian UGM mencapai keinginan bisa melanjutkan studi S3 di luar negeri.

 

"Saya sudah mencoba mengirim pengajuan ke beberapa supervisor dan universitas di luar negeri untuk persiapan studi S3. Sampai akhirnya saya mendapatkan Letter of Acceptance atau Surat penerimaan dari perguruan tinggi di luar negeri," terangnya.

 

Ia juga menceritakan bahwa pada saat menjadi dosen ia juga mengabdi di Pondok Pesantren Aswaja Nusantara Mlangi Sleman dan tergabung di asosiasi dosen nahdhiyyin UGM. sehingga akhirnya LPDP membuka beasiswa afirmasi jalur santri dengan berbagai persayaratan yang sesuai sehingga ia tertarik untuk mendaftarnya. 

 

"Karena merasa cocok dengan kriteria tersebut, saya mempersiapkan diri untuk mendaftar. Kemudian saya mendapatkan surat rekomendasi dari PPM Aswaja Nusantara Mlangi dan mendaftar LPDP jalur santri," ungkapnya.

 

Dirinya juga mendaftar dan mengikuti seleksi dari Pimpinan Pusat (PP) Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) untuk bisa mendapatkan pendampingan dan asistensi. Program asistensi tersebut memberikan skil-skil untuk persiapan lolos seleksi LPDP santri seperti persiapan Bahasa Inggris, latihan tes akademik, dan persiapan interview.

 

"Selain itu kita juga harus belajar secara mandiri agar persiapannya maksimal dan akhirnya diterima sebagai wardee LPDP Santri Luar Negeri di penghujung tahun 2021 ini," pungkasnya.


Pantura Terbaru