• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 30 September 2022

Pemerintahan

Mampir ke Stan Kopi Al Fithrah, Gubernur Jatim Beri Semangat Santri

Mampir ke Stan Kopi Al Fithrah, Gubernur Jatim Beri Semangat Santri
Gubernur Khofifah mengunjungi stan kopi Pesantren Al Fithrah Surabaya dalam pameran KUKM Expo Hybrid 2021 (Dok; OPOP Jatim/NUOJ)
Gubernur Khofifah mengunjungi stan kopi Pesantren Al Fithrah Surabaya dalam pameran KUKM Expo Hybrid 2021 (Dok; OPOP Jatim/NUOJ)

Surabaya, NU Online Jatim

Gelaran K-UKM Expo Hybrid 2021 yang dihelat oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur membuahkan hasil gemilang. Tak disangka pameran perdana sejak pandemi ini, berhasil membukukan transaksi Rp 1,315 miliar. One Pesantren One Product (OPOP) pun turut berkontribusi pada acara yang diselenggarakan di Grandcity Mall Surabaya ini.

 

Pesantren Al Fithrah Surabaya menjadi salah satu perwakilan pesantren yang juga sebagai peserta aktif OPOP Jatim. Pesantren yang dikenal dengan usaha kopinya ini, mengikuti pameran sepanjang 15-19 September 2021 kemarin.

 

Sebagai informasi, acara tersebut juga dihadiri oleh orang nomer satu di Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Gubernur Khofifah hadir di hari pertama acara dan saat penutupan pameran.

 

Dalam kesempatan itu pun, mantan Mensos RI tersebut menyempatkan untuk berkeliling ke stan-stan produk. Menjadi jujukan pertama, nyatanya Gubernur Khofifah mampir ke stan Pesantren Al Fithrah Surabaya.

 

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini tampak bertanya pada penjaga stan, yang tak lain adalah santri pesantren. Bahkan Khofifah menyempatkan langsung melihat santri saat meracik kopi.

 

Choirus Solihin, Pengelola Usaha kopi pesantren Al Fithrah Surabaya, mengaku senang lantaran Gubernur Khofifah menyempatkan mampir ke stan usahanya. Meski hanya sebentar, namun kunjungan tersebut menjadi kebanggan tersendiri bagi santri.

 

“Alhamdulillah setelah Gubernur melaunching pameran, beliau keliling stan dan langsung mampir ke stan kami. Beliau berbincang sebentar dan menyemangati santri,” tutur Gus Choirus, sapaan akrabnya.

 

Dijelaskan pihaknya jika pada pameran kemarin, ia menawarkan bubuk kopi kelas premium dan medium. Dikenal dengan bisnis kopi giras, tak disangka saat acara, kopi premiumnya mampu mencuri perhatian para pengunjung mall.

 

“Kan biasanya kami ini paling laris untuk segment medium yakni kopi giras. Tapi saat pameran ini, kopi premium kami malah lebih laris. Kalau kopi premium kami ini ada java robusta, java blend, java arabica, kopi robusta,” jelasnya.

 

Menurutnya dengan pameran ini pun semakin membantu peningkatan penjualan usaha kopi pesantren yang sudah ada sejak tahun 2019 “Agar semakin dikenal, juga mengikuti pameran ini kan semakin menambah jaringan antar UMKM,” ucapnya.

 

Ditambahkan Gus Choirus, meski pandemi Covid-19 sangat berdampak pada bisnis kopi tersebut, namun pihaknya tak patah arang. Bahkan menurutnya sejak Buan Juli kemarin, ada peningkatan penjualan dibandingkan saat bulan-bulan sebelumnya di masa pandemi.

 

“Alhamdulillah dua bulan terakhir, sejak Juli ini ada peningkatan penjualan, meksi memang harus diakui jika pandemi ini dampaknya besar sekali. Menurut saya, bertahan saja di saat pandemi ini sudah untung,” ungkapnya.

 

Bergabung sejak tahun 2019 di program OPOP Jatim, pesantren dibawah asuhan keluarga besar Kiai Asrori ini cukup produktif dalam mengembangkan usaha kopi. “Setiap hari kami produksi, 9-15 kilogram. Untuk pemasaran yang paling banyak permintaannya ada di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik,” pungkasnya.


Pemerintahan Terbaru