• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 1 Desember 2022

Pendidikan

Redam Penyebaran Covid-19, Unusa Gelar Vaksinasi Booster

Redam Penyebaran Covid-19, Unusa Gelar Vaksinasi Booster
Rektor Unusa saat divaksin. (Foto: NOJ/Unusa)
Rektor Unusa saat divaksin. (Foto: NOJ/Unusa)

Surabaya, NU Online Jatim
Indonesia kembali di kagetkan dengan meningkatnya jumlah pasien Covid-19 utamanya varian kasus Omicron. Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) bersama Puskesmas Jemursari Surabaya, Senin (07/02/2022) menggelar vaksin booster yang diperuntukkan bagi sivitas akademika.
 

Salah satu metode yang dipilih untuk mencegah dampak buruk atau komplikasi yang disebabkan oleh Covid-19 yakni melakukan vaksin booster. Pemberian suntikan dosis ketiga dari vaksin Covid-19 ini diharapkan dapat mencegah lebih banyak korban jiwa.
 

Ketua Satgas Covid-19 Unusa, dr Muhammad Fifin Kombih mengungkapkan, pelaksanaan vaksin booster yang digelar kali ini dalam upaya mempermudah masyarakat khususnya warga Unusa dalam mendapatkan vaksin booster, selain persiapan untuk peleksanaan perkuliahan tatap muka.
 

“Selama ini perkuliahan tatap muka sudah dilakukan terutama bagi program studi yang menyelenggarakan prakltikum dan dilakukan dalam jumlah terbatas. Mudah-mudahan setelah booster ini Unusa dapat melaksanakan perkuliahan tatap muka untuk seluruh Prodi,” ungkapnya.
 

Dirinya menjelaskan, sebanyak 200 sivitas akademika Unusa ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan vaksin booster. Mereka terdiri dari 170-an lebih yang telah menerima vaksin pertama dan kedua dari astrazeneca dan 40-an lebih penerima vaksin sinovac pada vaksin pertama dan kedua.
 

“Mereka yang memperoleh astrazeneca akan memperoleh vaksin booster moderna dan yang memperoleh sinovac mendapatkan booster astrazineca,” katanya.
 

Sementara itu, Rektor Unusa Prof Dr Ir Achmad Jazidie., M.Eng mengatakan, dalam rangka ikut serta memerangi penyebaran Covid-19 lebih luas, Unusa secara rutin senantiasa mengadakan pengecekan rutin terkait dengan kondisi sivitas akademika. 
 

“Saat kami menggelar acara wisuda yang memang menghadirkan banyak wisudawan, screening dilakukan sangat ketat, jika memang dalam pemeriksaan antigen yang dilanjutkan dengan PCR dinyatakan positif, wisudawan diminta mengikuti rangkaian wisuda secara daring,” katanya.
 

Pihaknya berharap, setelah dilaksanakan vaksinasi booster kegiatan perkuliahan secara tatap muka bisa dilakukan meskipun sudah jauh hari siap menyelenggarakan secara daring atau online. "Mengingat  itu semua karena keinginan dosen juga mahasiswa," jelasnya.
 

Seperti diketahui, vaksin dapat membantu untuk melindungi tubuh dari virus dan bakteri yang berbahaya. Banyak orang yang berpikir jika dirinya sudah aman setelah divaksinasi, padahal hal tersebut belum pasti. Virus dapat bermutasi seiring waktu sehingga membuat vaksin yang diterima kurang efektif. Guna meningkatkan sistem imunitas tubuh, vaksin booster diperlukan.


Pendidikan Terbaru