• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 10 Agustus 2022

Tapal Kuda

Berusia 37 Tahun, Universitas Islam Jember Diyakini kian Unggul 

Berusia 37 Tahun, Universitas Islam Jember Diyakini kian Unggul 
Peringatan ulang tahun ke-37 Universitas Islam Jember atau UIJ. (Foto: NOJ/Aryudi AR)
Peringatan ulang tahun ke-37 Universitas Islam Jember atau UIJ. (Foto: NOJ/Aryudi AR)

Jember, NU Online Jatim
Kini, Universitas Islam Jember (UIJ) genap berusia 37 tahun. Peringatan hari lahir (Harlah) perguruan tinggi milik Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember itu, diperingati secara sederhana di aula Miftahul Ulum kampus 1 setempat, Selasa (14/09/2021), dengan undangan terbatas. Ini untuk menghindari terjadinya penyebaran Covid-19 meskipun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kabupaten Jember Jawa Timur sudah turun ke level 1.

 

Dalam sambutannya, Rektor UIJ, H Abdul Hadi menyatakan bersyukur bahwa lembaga yang dipimpinnya hingga seperti sekarang ini. Katanya, semua itu tak lepas dari peran serta segenap pengurus yayasan, karyawan, dan mahasiswa.

 

“Kalau saya tidak ada apa-apanya, saya hanya pesuruh beliau,” ujar H Abdul Hadi seraya melirik kepada KH Adullah Syamsul Arifin yang duduk di sampingnya. KH Abdullah Syamsul Arifin adalah Ketua Yayasan Pendidikan Nahdlatul Ulama (YPNU) selaku penyelenggara pendidikan UIJ.

 

H Abdul Hadi menegaskan, jika dibanding dengan sekian tahun yang lalu, UIJ saaat ini sudah mengalami banyak kemajuan. Salah satunya adalah bisa membeli sebuah lembaga yang kemudian dijadikan kampus 2 UIJ. Ia mengaku yakin, UIJ akan semakin maju ke depan asalkan kinerja sivitas akademika UIJ terus ditingkatkan di samping terus berdoa kepada Allah.

 

“Saya yakin UIJ bisa unggul nanti,” jelasnya.

 

Sementara itu, Ketua YPNU Jember yang juga Ketua PCNU Jember, KH Abdullah Syamsul Arifin mengatakan bahw dalam mengelola, pihaknya meneladani apa yang telah dilakukan para pendiri. Misalnya terkait dengan struktur kepengurusan YPNU, dari dulu selalu melibatkan berbagai unsur di lingkungan NU.

 

“Struktur kepengurusan yayasan dari dulu selalu melibatkan unsur ketua Ansor, Muslimat, Fatayat, dan PCNU sendiri. Itu kami teladani sampai sekarang. Personil boleh berubah tapi unsurnya tetap. Itu karena UIJ adalah milik bersama,” urainya saat memberikan pengarahan. 

 

Ia menyatakan, dengan umur UIJ yang telah mencapai 37 tahun, berarti NU Jember sudah 37 tahun mengabdikan diri di tengah masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Karena itu, ia mengimbau agar pengelola UIJ terus meningkatkan semangatnya dalam bekerja dengan niat mengabdi bagi umat dan bangsa.

 

“Kita berpegang pada kata-kata Sayyidina Ali bahwa barang siapa yang melakukan sesuatu diniatkan akhirat, maka Allah akan mencukupkan dunianya,” pungkasnya.

 

Acara harlah UIJ itu ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Rektor UIJ, dan diberikan kepada ketua YPNU.

 

Penulis: Aryudi A Razaq
Editor: Syaifullah
 


Editor:

Tapal Kuda Terbaru