Tapal Kuda

LDNU Kraksaan Gelar Festival Dai Muda Demi Tingkatkan Semangat Keagamaan

Ahad, 31 Agustus 2025 | 15:00 WIB

LDNU Kraksaan Gelar Festival Dai Muda Demi Tingkatkan Semangat Keagamaan

Ketua LDNU Kraksaan, Nun Hassan Ahsan Malik, saat Festival Dai Muda di Graha Kedaton Probolinggo, Sabtu (30/08/2025). (Foto: NOJ/ Siti Nurhaliza)

Probolinggo, NU Online Jatim

Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kota Kraksaan menggelar Festival Dai Muda di Graha Kedaton Probolinggo, Sabtu (30/08/2025). Kegiatan ini diikuti 28 dai muda putra dan putri perwakilan dari 14 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se Kota Kraksaan.

 

Ketua LDNU Kraksaan, Nun Hassan Ahsan Malik, mengatakan bahwa festival ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan semangat keagamaan di kalangan generasi muda.

 

"Karena generasi muda memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang lebih baik," katanya.

 

Festival Dai Muda ini juga menjadi ajang untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang keagamaan. Mereka dapat mempresentasikan materi tentang keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan.

 

“Dengan adanya festival ini diharapkan para dai muda dapat menjadi agen perubahan bagi masyarakat dan meningkatkan kesadaran dan semangat keagamaan di kalangan generasi muda,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua Panitia Nun Ahsan Abdillah Wahid, menyampaikan harapan dengan adanya Festival Dai Muda. Ia berharap para peserta nantinya akan lebih berani untuk tampil di tengah-tengah masyarakat.

 

“Terutama dalam mensyiarkan agama Islam sesuai ajaran Ahlussunnah wal Jamaah,” kata Nun Adiel.

 

Sebagai informasi, para peserta dai muda telah menjalani karantina atau pembekalan finalis di Hotel Kampoeng Kita, Condong, Jumat (29/08/2025). Selama karantina, 28 finalis kategori putra dan putri dari perwakilan 14 MWCNU ini mendapatkan pembekalan materi dari beberapa narasumber.

 

Di antara narasumbernya ialah, Nun Hassan Ahsan Malik menyampaikan materi tentang ‘Meneladani Rasulullah, Menghormati Ulama, dan Membangun Negeri’. Serta, Sekretaris LBMNU Jatim Gus Fathul Qodir tentang ‘Tantangan Dakwah di Era Digital’ dan Koordinator Media dan Dakwah Digital LDNU Surabaya Achmad Mahsusi perihal ‘Kapasitas Da'i dan Da'iyah dalam Menyampaikan Dakwah di Era Modern’.