• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Matraman

Ikhtiar Elemen NU Nganjuk Wujudkan Insan Saleh Spiritual dan Virtual

Ikhtiar Elemen NU Nganjuk Wujudkan Insan Saleh Spiritual dan Virtual
Pelaksanaan Pelatihan Dakwah Virtual oleh LAZISNU dan LDNU Nganjuk. (Foto: NOJ/ Haafidh NS Yusuf)
Pelaksanaan Pelatihan Dakwah Virtual oleh LAZISNU dan LDNU Nganjuk. (Foto: NOJ/ Haafidh NS Yusuf)

Nganjuk, NU Online Jatim

Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang semakin pesat menuntut sejumlah pihak, termasuk lembaga di bawah naungan Nahdlatul Ulama, untuk aktif dan kreatif mengelola media sosial. Hal ini tentu sebagai sarana komunikasi dan dakwah kepada masyarakat luas.


Guna meningkatkan keterampilan tersebut, Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat, Infak dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) dan Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Nganjuk menggelar ‘Pelatihan Dakwah Virtual’. Kegiatan itu dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Khoiriyah, Baron, Nganjuk, Sabtu (27/02/2022).


“Arah pelatihannya tentang cara memproduksi konten menarik berbasis kombinasi teks, audio, video, dan gambar, yang disesuaikan dengan platform media sosial seperti facebook, instagram, twitter, youtube, dan lainnya,” terang Moch Masyhuri, Ketua NU Care-LAZISNU Nganjuk kepada NU Online Jatim.


Tujuan pelatihan itu, lanjutnya, untuk memberdayakan media sosial NU Care-LAZISNU se-Kabupaten Nganjuk serta memfasilitasi pengurus LDNU yang berminat menjadi penulis konten dan konten kreator. Dari kegiatan ini, ia berharap media sosial bisa menjadi media dakwah yang menarik dan kreatif yang bisa diakses oleh banyak pihak.


“Peserta juga diharapkan mampu menghasilkan konten-konten Islami yang berkualitas dan memiliki rujukan yang jelas, khususnya dalam menyampaikan syiar dan pesan-pesan perdamaian,” jelasnya.


Kang Huri menuturkan, publikasi media sosial menjadi penting sebagai bentuk tanggung jawab besar atas capaian program filantropi yang telah berjalan. Di samping itu, juga untuk terus berkiprah dalam membantu sesame. baik berupa penanganan bencana maupun masalah sosial yang lain.


“Setelah acara ini nanti akan dibentuk sebuah komunitas agar bisa terus berlatih secara kontinyu dan berkala,” sambung mantan aktivis PMII tersebut.


Senada dengan hal itu, Ketua LDNU Nganjuk Kiai Zainal Arifin, menyampaikan bahwa media sosial menjadi wadah bagi para penggunanya untuk berpartisipasi, sharing, dan bertukar informasi dan ide dalam komunitas maya. Menurutnya, tantangan dakwah saat ini tidak hanya fil ‘ardhi (di bumi) namun juga fis sama’ (di langit/internet).
 


“Kami berharap para peserta menjadi insan yang saleh secara spiritual, sosial maupun virtual,” pungkasnya.


Matraman Terbaru