• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 8 Agustus 2022

Matraman

Potret Kader Ansor Nganjuk Bantu Pemakaman Lansia Sebatangkara

Potret Kader Ansor Nganjuk Bantu Pemakaman Lansia Sebatangkara
Proses pengurusan jenazah lansia dari PAC GP Ansor Prambon di Nganjuk Nganjuk. (Foto: NOJ/ Afandi)
Proses pengurusan jenazah lansia dari PAC GP Ansor Prambon di Nganjuk Nganjuk. (Foto: NOJ/ Afandi)

Nganjuk, NU Online Jatim 

Sejumlah kader Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk memakamkan jenazah orang lanjut usia (lansia) yang tinggal sebatang kara dengan protokol kesehatan (prokes), Jumat (25/02/2022).
 

Lansia tersebut bernama Muraji (60) warga Desa Baleturi. Pemulasaran sampai pemakaman jenazah dilakukan dengan menerapkan prokes dan memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.
 

Hal itu berdasarkan permintaan dari Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.
 

Bayan Desa Baleturi, Imam Taufik mengungkapkan bahwa Muraji semasa hidup memang sendirian atau sebatang kara. Sebelum meninggal dunia, Muraji mempunyai riwayat sakit stroke.
 

Taufik menjelaskan, Muraji biasanya pergi menjalani terapi di Desa Bandung atau desa sebelah. Namun selama empat hari ini sudah tidak ada kabar dan tidak terlihat keluar dari rumah.
 

“Biasanya keluar di depan teras rumah untuk berjemur. Terus selama 4 hari ini nggak menyangka sudah meninggal dunia,” ujar Imam Taufik yang juga anggota Banser ini.
 

Ia meminta bantuan kepada sejumlah kader PAC GP Ansor dan Banser di Prambon untuk mengurus pemakaman jenazah dengan menerapkan prokes. Mulai dari memandikan, men-shalati, memasukan ke peti dan memakamkan.
 

“Semua pakai jas tertutup, memakai APD, hal itu untuk keamanan dan kenyamanan. Karena sudah meninggal selama empat hari,” ungkapnya.
 

Ketua PAC GP Ansor Prambon Ahmad Nasihin mengungkapkan, ada tujuh personil dari Ansor dan Banser yang diterjunkan untuk mengurus jenazah lansia sebatang kara tersebut.
 

Nasihin membenarkan pengurusan jenazah dilakukan dengan prokes dan menggunakan APD lengkap. “Sesuai apa yang dikatakan Pak Bayan, pemakaman benar-benar menerapkan protokol kesehatan,” ujar Ahmad Nasihin.
 

Meskipun memakai prokes dan APD lengkap, kata Nasihin, jenazah bukan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Dan ini bukan karena Covid-19,” katanya.
 

Menurut dia, pengurus jenazah memakai APD lengkap itu untuk melindungi diri dari jenazah yang sudah meninggal dalam empat hari.
 

Personil relawan dari GP Ansor Prambon memang punya peran dalam menolong masyarakat yang membutuhkan bantuan. Kegiatan seperti itu merupakan gerakan sosial dari anggota Ansor maupun Banser di Prambon.
 

GP Ansor maupun Banser memang punya nilai kemanusiaan dan sosial yang kuat. “Tanpa terkecuali, tanpa latarbelakang apapun yang memang membutuhkan bantuan dari sahabat-sahabat Ansor Banser,” ungkapnya.
 

 

“Kami dari sahabat-sahabat Ansor atau Banser mampu dan siap membantu kegiatan pemakaman, kalau bisa mengapa tidak kita lakukan. Karena ini murni kegiatan kemasyarakatan,” pungkasnya.


Editor:

Matraman Terbaru