• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Tapal Kuda

Wali Kota Probolinggo Lepas Ratusan Santri Nurul Jadid Paiton

Wali Kota Probolinggo Lepas Ratusan Santri Nurul Jadid Paiton
Sejumlah santri menjalani rapit test yang difasilitasi Pemkot Probolinggo. (Foto: NUJ/FN)
Sejumlah santri menjalani rapit test yang difasilitasi Pemkot Probolinggo. (Foto: NUJ/FN)

Probolinggo, NU Online Jatim
Beberapa pesantren di Jawa Timur sudah mulai menerima kembali santri termasuk mereka yang baru mendaftar. Sejumlah persiapan dilakukan dengan seksana agar lingkungan yang ada bisa mendukung protokol kesehatan sesuai ketentuan pemerintah.

 

Dan pada Sabtu (11/7), giliran ratusan santri Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton asal Kota Probolinggo kembali secara bertahap. Mereka dilepas oleh Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin.

 

Mereka adalah santri, yang sebelumnya menjalani tes cepat gratis yang disediakan Pemkot Probolinggo. Rapid test merupakan salah satu syarat para santri bisa kembali ke pesantren di masa pandemi Covid-19.
Pelepasan dilakukan di halaman gedung Rumah Sakit NU, Jl Mastrip, kota setempat. Difasilitasi oleh Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid (P4NJ) wilayah Probolinggo Barat.

 

Pengembalian tahap pertama, dilakukan Jumat (10/7). Diikuti oleh santri putri. Sedangkan gelombang kedua, dilakukan Sabtu (11/7), diikuti oleh santri putra.

 

Pengembalian santri dengan teknis ini, dilakukan untuk mencegah Covid-19. Santri diangkut dengan kendaraan yang telah disemprot dengan cairan disinfektan. Tempat duduk di kendaraan juga diatur berjarak. Barang bawaan, serta santri juga disemprot sebelum berangkat. Disediakan hand sanitizer, dan bermasker. Wali santri, hanya mengantar sampai halaman RSNU. Tak boleh masuk ke kendaraan.

 

"Kondisi pandemi Covid 19 harus dipahami. Jangan berkecil hati meski tak diantar orang tua (kembali ke pondok) seperti biasa," kata wali kota yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin ini.
Lebih lanjut, wali kota berharap para santri dapat menunjukkan bahwa bisa membanggakan orang tua di rumah dan rajin berdoa.

 

Habib Hadi juga meminta wali santri paham kondisi pandemi Covid 19. Yakni saat mengirim putera-puterinya di pondok untuk meminimalkan kontak. 

 

“Kalau Jumat, tak usah lama-lama, untuk kepentingan bersama," pungkasnya di hadapan santri yang berbaris rapi.  

 

Diolah dari: https://www.timesindonesia.co.id/read/news/282875/kembali-ke-pondok-santri-nurul-jadid-dilepas-wali-kota-probolinggo


Editor:

Tapal Kuda Terbaru