Matraman

Warga dan Tim Gabungan Gotong Royong Evakuasi Nelayan Terdampar di Tulungagung

Jumat, 29 Agustus 2025 | 18:00 WIB

Warga dan Tim Gabungan Gotong Royong Evakuasi Nelayan Terdampar di Tulungagung

Proses evakuasi kapal terdampar di Pantai Niyama Tulungagung. (Foto: NOJ/Madchan Jazuli)

Tulungagung, NU Online Jatim

Aksi heroik dilakukan warga Desa Sidem Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung. Ia memberanikan diri untuk mengevakuasi 27 anak buah kapal (ABK) KM Bintang Sukses Mandiri 8 yang terdampar di Pantai Niyama.

 

Salah satu warga sekitar, Yanto (53) mengungkapkan bahwa kronologi kejadian sekitar pagi hari melihat kapal nelayan besar menepi pantai. Setelah dilihat dengan saksama ternyata nelayan dari luar daerah terdampar gegara ombak besar.

ADVERTISEMENT BY OPTAD

 

"Warga tahunya tadi pagi, semua warga di Sidem akhirnya berusaha menolong. Alhamdulillah untuk korban tidak ada, semua bisa diselamatkan," ujar Yanto kepada NU Online Jatim, Jum'at (29/08/2025).

 

Total ABK 27 beserta kapten kapal berhasil diselamatkan. Yanto mengaku proses evakuasi cukup sulit, karena ombak besar tidak bisa menggunakan perahu kecil, melainkan hanya memakai tali tambang yang diikatkan dari bibir pantai.

ADVERTISEMENT BY ANYMIND

 

"Proses evakuasi membantu menyelamatkan ABK memakai tambang. Kesulitannya karena arus ombak besar sehingga manual menggunakan tali," paparnya.

 

Sementara, Koordinator Pos Basarnas Trenggalek, Bayu Prasetyo menjelaskan menerima informasi kapal nelayan terdampar di wilayah Pantai Selatan Tulungagung. Bersama tim gabungan, nelayan dan warga sekitar berhasil mengevakuasi seluruh penumpang.

ADVERTISEMENT BY OPTAD

 

Dirinya memaparkan, tim gabungan yang bekerjasama mengavakuasi mulai Danposal Pantai Popoh, Polairud, pemerintah sekitar. Lalu, juga dibantu BPBD Tulungagung, anggota dari Polsek Besuki, warga sekitar, dari Syahbandar UPT Pelabuhan Popoh, SAR Gabungan dari potensi, serta Damkar Tulungagung.

 

Bayu mengakui untuk proses evakuasi cukup sulit dan berbahaya karena ombak besar. Terlebih, kapal besar yang karam terkena ombak membuat air laut terbentur kapal.

ADVERTISEMENT BY ANYMIND

 

"Untuk proses evakuasi kita perhatikan safety juga, melakukan upaya-upaya yang sekira juga tidak membahayakan penolong," bebernya.

 

Ia menjelaskan, tim evakuasi sempat menggunakan perahu karet yang digunakan milik nelayan sekitar. Akan tetapi itu sepertinya tidak memungkinkan karena ombak air laut cukup besar dan malah membahayakan yang menolong 

 

"Kita berupaya tadi dengan inisiatif warga sekitar dan nelayan rekan rekan yang membantu menggunakan tali tampar  nelayan. Posisi di bibir pantai kita tarik di kapal, sehingga untuk proses itu evakuasi manual," ulasnya.

ADVERTISEMENT BY ANYMIND

 

Sebanyak 27 orang KM Bintang Sukses Mandiri 8 Pekalongan berhasil dibawa ke UPT Pelabuhan Popoh untuk beristirahat. Tak lama berselang, BPBD Tulungagung memberikan bantuan pakaian serta makanan untuk bertahan hidup sembari menunggu kapal diperbaiki.

ADVERTISEMENT BY ANYMIND