• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 26 Juni 2022

Kediri Raya

Alumni IPPNU Blitar Ceritakan Pelopor Berdirinya KPP Perdana di Indonesia

Alumni IPPNU Blitar Ceritakan Pelopor Berdirinya KPP Perdana di Indonesia
Sarasehan bersama senior yang diadakan CBP-KPP IPNU-IPPNU Kabupaten Blitar. (Foto: NOJ/ Ika Nur Fitriani).
Sarasehan bersama senior yang diadakan CBP-KPP IPNU-IPPNU Kabupaten Blitar. (Foto: NOJ/ Ika Nur Fitriani).

Blitar, NU Online Jatim

Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Corp Brigade Pembangunan (CBP)-Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Korp Pelajar Putri (KPP)-Ikatan Pelajar Putri (IPPNU) Kabupaten Blitar mengadakan kegiatan silaturahim dan buka bersama pada Sabtu, (01/05/2021). Kegiatan ini diikuti CBP KPP se Kabupaten Blitar serta sejumlah alumni. Melalui forum ini diceritakan awal mula berdirinya KPP yang diawali dari Kabupaten Blitar.

 

Tampak hadir para senior DKC CBP KPP Kabupaten Blitar di antaranya Cholisatun Ni'am, Miftahun Ni'am,Sunari, Syaifulloh, dan Zaenal Mustofa. Pada kesempatan ini CBP-KPP diajak untuk mengupas sejarah CBP-KPP di Kabupaten Blitar dalam forum ‘Sarasehan’.

 

Cholisatun Ni'am, Ketua PC IPPNU Kabupaten Blitar Periode 2001-2003 menceritakan bahwa embrio lahirnya KPP adalah dari Kabupaten Blitar. Pada saat ada rencana dibentuknya KPP atau dahulu disebut dengan Korp Kepanduan Putri (KKP) di Pimpinan Pusat (PP).

 

Mendengar hal tersebut, Ni’am sapaan akrab Cholisatun Ni'am  melakukan progres untuk membentuk KPP pertama dan mengikuti Diklatama pertama di Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. “Kebetulan pada saat itu saya sebagai Ketua PC IPPNU Kabupaten Blitar merespons rencana pembentukan KPP di pusat, karena sudah ada CBP dan perlu adanya KPP,” ungkapnya.

 

Ia menjelaskan, meskipun sempat ragu namun optimisme akhirnya terbangun bersama kader IPPNU Kabupaten Blitar. Salah satu motivasinya, sebagai kader IPNU-IPPNU harus cerdas, dan mengasyikkan hingga akhirnya KPP terbentuk dan menjadi awal terbentuknya KPP di Indonesia.

 

Pembentukan KPP ini juga diperjuangkan oleh Ni’am di Kongres IPPNU di  Surabaya dan akhirnya dilegalkan secara nasional. Ia berpesan bahwasannya sebagai  kader IPNU-IPPNU harus bangga, dan menanamkan dalam hati untuk tetap berkhidmat di NU. 

 

 

“Jadi IPNU-IPPNU itu keren, jadi CBP-KPP itu keren, jadi kita harus bangga, dan selalu menanamkan niat berkhidmat dalam NU,” Pungkasnya.

 

Editor: Romza


Editor:

Kediri Raya Terbaru