• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 29 Juni 2022

Kediri Raya

Cak Iman Lirboyo Jelaskan Cara Meraih Kesehatan Jasmani dan Rohani

Cak Iman Lirboyo Jelaskan Cara Meraih Kesehatan Jasmani dan Rohani
Agus Abdurrahman Kafa atau Cak Iman di acara KKN DR IAIT Kediri. (Foto: NOJ/Iwan Nur)
Agus Abdurrahman Kafa atau Cak Iman di acara KKN DR IAIT Kediri. (Foto: NOJ/Iwan Nur)

Kediri, NU Online Jatim
Banyak manfaat yang bisa diperoleh ketika seseorang melaksanakan ajaran agama. Tidak semata menggugurkan kewajiban, juga hikmah lain akan didapat seperti kesehatan jasmani maupun rohani. 

 

Penjelasan ini disampaikan Agus Abdurrahman Kafa atau yang akrab disapa Cak Iman pada seminar Kuliah Kerja Nyata  dari Rumah (KKN DR), Ahad (15/08/2021). Kegiatan diselenggarakan mahasiswi Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri di Pesantren Al-Mahrusiyah.
 .
“Ketika iman seseorang kuat, ia akan tunduk dan patuh menjalankan ajaran syariat. Akhirnya dia beribadah, yang tanpa disadari ada hikmah kesehatan baik jasmani ataupun rohani,” katanya.

 

Melalui iman yang kuat, maka manusia akan rajin beribadah. Dalam ibadah inilah akan muncul kesehatan jasmani ataupun rohani. Karena di setiap ibadah yang dilakukan mengandung pekerjaan atau olahraga, sehingga menimbulkan fisik yang sehat. 

 

“Yang juga diperoleh dalam masalah psikis, karena dengan beribadah mendatangkan ketenangan,” urainya.

 

Dikemukakan bahwa ketenangan merupakan bagian dari obat, sedangkan kepanikan adalah penyakit. Dikemukakan bahwa kesabaran adalah langkah awal menuju kesembuhan. 

 

“Jangan heran bila orang yang cemas amat rentan terkena penyakit,” jelasnya.

 

Oleh sebab itu, Cak Iman mengajak peserta untuk tidak mudah cemas ketika sedang menghadapi apa pun, lantaran sangat berdampak buruk bagi kesehatan. Terlebih ketika sakit, jangan sampai dalam pikirannya berisikan keburukan. 

 

“Karena hal tersebut hanya memperkeruh kesehatan,” urai Ketua Lembaga Bahtsul Masail Pondok Lirboyo tersebut.

 

Sebagai solusi, pengajar di Madrasah Hidayatul Mubtadiin Lirboyo ini mengajak untuk menanggalkan pikiran negatif dan menggantinya dengan berdoa. 


“Dalam doa terkandung energi positif yang luar biasa,” tegasnya.

 

Dijelaskannya bahwa Nabi Muhammad sering menyuruh umatnya untuk berdoa karena muhul ibadah atau otaknya ibadah. Bahkan dalam keadaan sakit pun dianjurkan berdoa lantaran sangat berpengaruh kepada kesehatan. 

 

“Dalam keadaan sehat saja Nabi menyuruh untuk berdoa, apalagi kala sakit yang mana manusia benar-benar merasa susah,” katanya. 

 

Dikemukakan lebih lanjut bahwa doa sangatlah berpengaruh kepada kesehatan, baik jasmani ataupun rohani. Bahwa dari rohani yang sehat nanti manusia akan terdorong dan berharap besar disembuhkan. 

 

“Sedangkan dari segi jasmani akan memiliki pikiran positif dan harapan agar sembuh,” ungkapnya.

 

Yang juga tidak kalah penting adalah sabar terhadap penyakit yang diderita. Dari mendengarkan kabar gembira, alam bawah sadar manusia akan menangkap energi positif, sehingga timbul sifat sabar dan semangat sembuh. Berbeda bila cemas, bukan membuat penyakit hilang, malah menyebabkan stres.

 

“Jadi dengan bersabar dan tawakkal akan memperoleh keuntungan sangat besar bukan saja untung duniawi, tetapi juga ukhrawi. Di dunia pikiran tenang, di akhirat pun memperoleh balasan yang baik,” pungkasnya.

 

Kegiatan juga dihadiri siswi MA Al-Mahrusiyah, terutama kelas 12 yang sebentar lagi akan melanjutkan studi ke sejumlah kampus.

 

Penulis: Iwan Nur
Editor: Syaifullah


Editor:

Kediri Raya Terbaru