• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 26 November 2022

Malang Raya

9 Hewan Kurban Bikin Senang Warga di Malang

9 Hewan Kurban Bikin Senang Warga di Malang
Warga saat akan menyembelih hewan kurban di Halaman TPQ Miftahul Huda, RW 06, Dusun Bodosari, Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Ahad (10/07/2022). (Foto: NOJ/ Moch Miftachur Rizki)
Warga saat akan menyembelih hewan kurban di Halaman TPQ Miftahul Huda, RW 06, Dusun Bodosari, Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Ahad (10/07/2022). (Foto: NOJ/ Moch Miftachur Rizki)

Malang, NU Online Jatim 

Peringatan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah disambut suka cita oleh masyarakat muslim Malang Raya. Seperti halnya di RW 06, Dusun Bodosari, Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.


Masyarakat muslim mengisi  Hari Raya Idul Adha ini dengan menyembelih hewan kurban di halaman TPQ Miftahul Huda dusun setempat, Ahad (10/07/2022).


Ketua RW 06, Budi Santoso menyampaikan, suka cita karena guyub masyarakat setempat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah yang bertepatan dengan tahun 2022.


"Alhamdulillah kita bisa merayakan Idul Adha tahun ini dengan riang gembira. Paling penting pelaksanaan Idul Adha kali ini berjalan sukses dan lancar," kata Budi kepada NU Online Jatim.


Ia juga bersyukur lantaran sudah tidak adanya pembatasan seperti halnya tahun - tahun sebelumnya di saat Pandemi Covid-19 sedang melonjak.


"Tentunya kita bersyukur karena kelonggaran yang ada, tetapi tetap mari kita menjaga bersama, agar wabah tersebut tidak kembali," imbuh Budi.


Sementara itu, Kepala Dusun (Kasun) Bodosari, Bambang Ristant, menuturkan, secara keseluruhan warga RW 06 Dusun Bodosari berkurban sebanyak 3 ekor sapi dan 6 ekor kambing.


"Alhamdulillah, antusias warga dalam berkurban masih baik, meskipun sedang dilanda wabah penyakit mulut dan kuku (PMK)," tutur Bambang.


Dirinya berharap, pada tahun - tahun selanjutnya sudah tidak ada wabah PMK agar masyarakat tidak ragu ketika akan berkurban.


"Dengan tidak adanya wabah, maka di tahun depan, harapannya warga yang berkurban semakin banyak lagi," harap Bambang.


Editor:

Malang Raya Terbaru