• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 31 Januari 2023

Malang Raya

Cerita Guru MAN 2 Malang Selamat dari Gempa, Berlindung di Bawah Meja Madrasah

Cerita Guru MAN 2 Malang Selamat dari Gempa, Berlindung di Bawah Meja Madrasah
Dampak Bencana Malang salah satunya yakni MAN 2 Malang pada Sabtu (10/04/2021). (Foto: NOJ/Moch Miftachur Rizki)
Dampak Bencana Malang salah satunya yakni MAN 2 Malang pada Sabtu (10/04/2021). (Foto: NOJ/Moch Miftachur Rizki)

Malang, NU Online Jatim

Gempa berkekuatan 6,7 skala richter juga terjadi di kawasan Turen Kabupaten Malang, Sabtu (10/04/2021). Akibat kejadian ini, fasilitas belajar di MAN 2 Malang rusak parah. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Namun demikian, beruntung sejumlah guru yang ada di madrasah selamat setelah berlindung di bawah meja.

 

"Saya tadi posisinya di atas tepatnya di laboraturium komputer niatnya mau istirahat, akan tetapi sekitar jam 2 (14.00 WIB) kok tiba-tiba ada lindu (gempa). Saya kira cuman lindu (gempa) biasa akan tetapi lama–lama kok goncangan semakin besar dan merobohkan beberapa bangunan yang ada di madrasah.” kata Ahmad Sabilil Wahid, saksi kejadian ditemui NU Online Jatim di MAN 2 Malang.

 

Sabilil sapaan akrabnya yang juga staff tata usaha MAN 2 Malang melanjutkan, setelah mengetahui beberapa bangunan roboh, dirinya sempat kebingungan hendak kemana.

 

“Setelah itu saya bingung mau turun atau tidak. Akhirnya saya memutuskan turun dengan hati yang was-was. Namun musibah malah menimpa saya ketika saya turun di tangga malah ada pecahan genting yang mengenai kepala saya hingga luka dan berdarah. Akan ttapi tidak begitu parah dan bisa ditangani oleh bidan sekitar. Sebenarnya ada beberapa guru yang lagi berada di dalam ruangan, namun alhamdulillah selamat karena berlindung di bawah meja,” imbuhnya.

 

Ia juga menjelaskan, sebenarnya madrasah baru saja melaksanakan pemberian raport siswa, tepatnya pada pagi hari. “Selain itu pagi tadi adalah agenda penerimaan raport siswa di sekolah akan tetapi sudah selesai. Untungnya pada saat getaran terasa wali murid sudah tidak ada di madrasah,” pungkasnya.

 

Selain itu penanganan cepat juga di lakukan oleh penjaga sekolah yang juga pasukan dari Satkoryon Banser Turen untuk terjun ke lapangan secara spontan.

 

 

“Alhamdulillah bisa teratasi dengan cepat terkait utamanya barang-barang berharga dan pemadaman listrik karena ditakutkan terjadi konsleting listrik. Kebetulan saya juga Banser Turen yang merangkap sebagai petugas keamanan madrasah. Terkait komunikasi kami sudah melangsungkan komunikasi dengan seluruh jajaran kasatkoryon dan polsek setempat. Tentunya akan ada tindak lanjut setelah ini,” kata Dika Wahyu Pratama.

 

Editor: Romza


Editor:

Malang Raya Terbaru