• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Malang Raya

Dua Mahasiswa Terseret Ombak di Malang Meninggal Dunia, Berikut Identitasnya

Dua Mahasiswa Terseret Ombak di Malang Meninggal Dunia, Berikut Identitasnya
Suasana di Instalasi Forensik RSSA Malang berdatangan keluarga dan teman korban (26/05) (NUOJ/MJ).
Suasana di Instalasi Forensik RSSA Malang berdatangan keluarga dan teman korban (26/05) (NUOJ/MJ).

Malang, NU Online Jatim

Dua dari total enam korban yang terseret ombak di Pantai Batu Bengkung, Desa Gajahrejo Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. keduanya yaitu Azizah (20) dan Linda Pravita Sari (23).

 

Sementara korban yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang atas nama Aprilia Dwi Jayanti (23). Sedangkan korban atas nama Maulana Muhammad Al Faridzi (30) dan Fikri (19) belum ditemukan. Selanjutnya korban Dimas Reza, asal Kecamatan Junrejo bukan merupakan angggota rombongan mahasiswa.

 

"Dua korban telah ditemukan meninggal dunia, semuanya perempuan, satu orang kritis dirawat di rumah sakit," kata Slamet, petugas medis Puskesmas Gedangan ditemui di ruang jenazah RSSA Malang, Rabu (26/05/2021). 

 

Tepat siang tadi, kedua jenazah wisatawan tiba di RSSA menggunakan ambulan berbeda. Tampak sejumlah keluarga dan teman korban berdatangan di ruang jenazah RSSA. Mereka mengenakan pakaian hitam dengan raut wajah penuh kesedihan. "Tiga orang wisatawan masih dalam pencarian tim gabungan hingga sore ini," lanjut Slamet.

 

Dari keterangan saksi, rombongan wisatawan ini masuk pantai Batu Bengkung pukul 18.00 WIB berjumlah 8 orang dengan menggunakan 4 sepeda motor pada Selasa (25/05/2021). Kemudian rombongan mendirikan tenda dan istirahat.

 

Pada Rabu (26/05/2021) pukul 06.00 pagi beberapa menuju batu karang bibir pantai untuk berswafoto. Ombak besar menerjang mereka hingga sebagian terseret ke laut.

 

Sementara salah satu keluarga duka, Muhammad Afan mengungkapkan, rombongan mereka dalam rangka berwisata. Rombongan berangkat dari Pacet Kabupaten Mojokerto. "Iya memang waktu libur, dalam rangka berwisata," ungkapnya.

 

 

Rombongan dari Mojoketto tersebut merupakan mahasiswa Institut Pesantren KH Abdul Chalim (Ikhac) Mojokerto. "Bukan santri, ini mahasiswa semua," tandasnya.

 

Editor: Romza


Editor:

Malang Raya Terbaru