• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Malang Raya

IPNU-IPPNU UM Gelar ‘Diksi’, Apa Itu?

IPNU-IPPNU UM Gelar ‘Diksi’, Apa Itu?
Pelaksanaan 'Diksi' oleh PKPT IPNU-IPPNU UM. (Foto: NOJ/ Moch Miftachur Rizki)
Pelaksanaan 'Diksi' oleh PKPT IPNU-IPPNU UM. (Foto: NOJ/ Moch Miftachur Rizki)

Malang, NU Online Jatim

Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kampus "Khittah Wa Khidmah" Universitas Negeri Malang menggelar Diskusi Kaderisasi (Diksi). 


Kegiatan yang bertajuk 'Mewujudkan Kader yang Kritis, Optimis, dan Agamis dengan Diskusi Kaderisasi' ini dipusatkan di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Klojen, Kota Malang, Ahad (19/12/2021).


“Diksi merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat, utamanya dalam membedah pedoman kaderisasi,” Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kota Malang, Muhammad Nur Aziz.


Menurutnya, Diksi tersebut bisa dijadikan ikhtiar untuk menggali nilai dan potensi kader IPNU-IPPNU secara lebih mendalam, serta menghidupkannya secara kontekstual. 


“Selain itu, diskusi kaderisasi semacam ini akan dapat menjaga ghiroh dalam berorganisasi bagi pengurus, kader, dan anggota-anggotanya," tutur Aziz.


Sementara Ketua PKPT IPNU Kampus "Khittah Wa Khidmah" Universitas Negeri Malang, Ahmad Iqbal Afandi mengatakan, bahwa Diksi merupakan implementasi dari tindak lanjut akhir dari kegiatan sebelumnya, yakni Ngaji Kaderisasi (Ngader).


“Kegiatan ini penting dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada kader IPNU-IPPNU akan pentingnya kaderisasi,” terangnya.


Iqbal pun berharap, dengan adanya kegiatan dapat memberikan pemahaman kepada anggota, kader, dan pengurus PKPT terkait pentingnya pelebaran sayap atau kaderisasi di PKPT.
 


“Karena kaderisasi merupakan salah satu tonggak suksesnya suatu organisasi,” pungkasnya.


Malang Raya Terbaru