• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 3 Desember 2022

Malang Raya

Kawal Keberagaman, Lakpesdam NU Kota Malang Adakan Diskusi Online

Kawal Keberagaman, Lakpesdam NU Kota Malang Adakan Diskusi Online
FGD dalam rangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang tahun 2018-2023. (Foto: NOJ/MR)
FGD dalam rangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang tahun 2018-2023. (Foto: NOJ/MR)

Malang, NU Online Jatim

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang tahun 2018-2023 disebutkan bahwa salah satu misi pembangunan Kota Malang di bidang sosial adalah mewujudkan kota yang rukun dan toleran berasaskan keberagaman dan keberpihakan terhadap masyarakat rentan dan gender. Artinya, penyelenggaraan pemerintahan diprioritaskan pada peningkatan kerukunan antar umat beragama dengan menjunjung tinggi keragaman budaya dan toleransi antar umat beragama dan perlindungan terhadap masyarakat rentan, penyetaraan gender, serta kerukunan sosial.

 

Oleh karena itu, Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Kajian dan Pembangunan SDM (Lakpesdam) Nahdlatul Ulama (NU) Kota Malang adakan Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan ini dalam rangka turut serta memberikan kontribusi dalam menjaga toleransi di pendidikan serta turut andil mengawal kebijakan pendidikan yang toleran di sektor pendidikan di Kota Malang. Sehingga siswa dan guru memiliki prinsip menghargai perbedaan, menyemai keragaman, dan menguatkan nilai-nilai kebangsaan.

 

Diskusi terfokus kali ini yang berjalan virtual pada Selasa (02/02/2021) siang. Di moderatori oleh M Fahruddin Andriyansyah dengan dihadiri oleh sejumlah tamu undangan. Pemantik pertama adalah Dr Nur Fajar Arief, Ketua Dewan Pendidikan Kota Malang membahas tentang 'Sajian dan Penjelasan Kebijakan Toleransi Sektor Pendidikan di Kota Malang'. Dan pemantik kedua H Ahmad Wanedi, Ketua Komisi D DPRD Kota Malang membahas tentang 'Proses Legislasi Pendidikan Toleransi di Kota Malang'.

 

Dr M Faisol Fatawi, Ketua Lakpesdam NU Kota Malang mengatakan, bahwa keanekaragaman berawal dari berbagai latar belakang agama, budaya, bahasa, dan seterusnya.

 

"Keberagaman jika tidak dikawal dengan baik maka ini akan menjadi suatu ancaman tersendiri. Akhir-akhir ini kita dihadapkan pada gerakan-gerakan radikal yang sebetulnya mengarah kepada siapa yang tidak sesuai dengan keyakinan mereka maka harus diperangi menurut mereka. Ini adalah satu fenomena yang akhir-akhir ini sungguh bisa menjadi sebuah ancaman," katanya.

 

Dirinya pun berharap, FGD ini dapat mengawal keberagaman di Kota Malang agar terjadi kehidupan yang aman dan tenteram.

 

"Saya yakin hasil dari diskusi siang ini akan menghasilkan gagasan-gagasan yang manfaat. Dan akan bisa kita tindak lanjuti dalam bentuk kegiatan yang nyata untuk mengawal Kota Malang yang toleran," terang Faisol

 

Di sisi lain, Siti Ratnawati, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang mengatakan, bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat terkait pendidikan.

 

"Kegiatan ini bisa menambah pengetahuan kami yang ada di Dinas Pendidikan untuk menjaring aspirasi dari seluruh masyarakat di Kota Malang terkait arah kebijakan pendidikan," ungkapnya.

 

 

Penulis: Moch. Miftachur Rizki

Editor: Risma Savhira


Malang Raya Terbaru