• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 5 Desember 2022

Matraman

 Fatayat NU Pacitan Dampingi Warga Terdampak Longsor 

 Fatayat NU Pacitan Dampingi Warga Terdampak Longsor 
Kiprah PC Fatayat NU Pacitan di Desa Gembuk. (Foto: NOJ/Yazid)
Kiprah PC Fatayat NU Pacitan di Desa Gembuk. (Foto: NOJ/Yazid)

Pacitan, NU Online Jatim

Relawan dari Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Pacitan memberikan perhatian kepada korban bencana longsor di Desa Gembuk, Kebonagung. Yang dilakukan adalah dengan melakukan trauma healing agar warga kembali stabil.

 

Ketua Fatayat NU Pacitan, Murtiyaningsih mengungkapkan bahwa aktivitas pemberian pendampingan kepada warga usai musibah tanah longsor adalah keterpanggilan jiwa.

 

“Ini merupakan salah satu upaya kami sebagai organisasi sosial kemasyarakatan untuk lebih dekat dengan masyarakat,” katanya, Jumat (27/11/2020).

 

Dijelaskannya bahwa Fatayat NU adalah organisasi pemudi dan organisasi kemasyarakatan, maka ketika masyarakat memanggil, harus berusaha untuk selalu ada.

 

“Fatayat NU harus lebih dekat dengan masyarakat,” tegasnya.

 

Kepala Desa Gembuk, Nugroho Eko Prabowo mengapresiasi aktivitas tersebut karena warga butuk pendekatan rohani untuk membangkitkan psikis dan mental usai tragedi tanah longsor.

 

"Saya sagat mengapresiasi kegiatan Fatayat NU ini karena masyarakat terdampak sangat membutuhkan pendekatan secara rohani untuk membangkitkan mental dan psikis,” katanya.

 

Dalam pandangannya, warga dituntut untuk optimis menjalani kehidupan. Dan yang terpenting adalah mengembalikan semuanya kepada Allah.

 

“Bahwa segala hal yang terjadi pasti karena kehendak Allah, juga sebagai peringatan kepada manusia agar senantiasa lebih mendekat pada-Nya,” ungkapnya.

 

Seperti diketahui, bencana alam berupa tanah longsor terjadi pada Ahad (15/11/2020) di kawasan ini. Selain menelan korban jiwa, juga menghancurkan sebagian besar infrastruktur. Bahkan ada rumah warga yang amblas tak bersisa.

 

Sejumlah kalangan, termasuk dari unsur NU memberikan bantuan kepada warga terdampak. Hal tersebut berlangsung sejak Senin (23/11/2020) dengan diawali pengiriman bantuan sembako. Tidak ketinggalan pula bantuan pengelolaan dapur umum untuk pengungsi.

 

Warga penggungsi, terutama anak-anak sangat antusias menerima trauma healing yang diadakan ini. Apalagi tujuan utama diadakannya aktivitas ini untuk menghilangkan beban pikiran dari masyarakat terdampak.

 

Kontributor: Yazid Busthomi

Editor: Syaifullah

 


Editor:

Matraman Terbaru