• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 26 Juni 2022

Matraman

Hadiri Muscab IKA PMII Nganjuk, Cak Thoriq Ajak Alumni Siap Berkompetisi

Hadiri Muscab IKA PMII Nganjuk, Cak Thoriq Ajak Alumni Siap Berkompetisi
H Thoriqul Haq, Ketua Umum PW IKA-PMII Jatim saat pembukaan Muscab IKA-PMII Nganjuk, Rabu (25/05/2022). (Foto: NOJ/ Hafid Nur Shidiq)
H Thoriqul Haq, Ketua Umum PW IKA-PMII Jatim saat pembukaan Muscab IKA-PMII Nganjuk, Rabu (25/05/2022). (Foto: NOJ/ Hafid Nur Shidiq)

Nganjuk, NU Online Jatim

Pengurus Cabang (PC) Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Kabupaten Nganjuk menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) II pada Rabu (25/05/2022). Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Wanita Nganjuk.


Sejumlah tokoh turut hadir meramaikan kegiatan tersebut. Salah satunya Ketua Umum Pengurus Wilayah (PW) IKA-PMII Jawa Timur, H Thoriqul Haq.


Cak Thoriq, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa saat ini IKA-PMII Jatim tengah mengkonsolidasi alumni-alumni PMII yang berada di jalur profesi hingga praktisi, seperti partai maupun birokrasi agar berjejaring. Sebab, lewat ruang itulah alumni-alumni PMII bisa melanjutkan kontribusi positifnya agar mengakar kuat dengan masyarakat.


“Saya bersyukur Kabupaten Nganjuk akan menjadi barometer terhadap kebutuhan-kebutuhan jalur profesi yang itu akan diisi alumni-alumni PMII,” ungkapnya kepada sejumlah awak media usai pembukaan Muscab IKA-PMII Nganjuk.


Dijelaskan Bupati Lumajang ini, jejaring jalur praktisi sudah terbuka tinggal jalur profesi yang harus disiapkan PMII karena peluang dan tantangannya lebih dinamis. Ia berpesan agar IKA-PMII Kabupaten Nganjuk menyiapkan hal tersebut dengan kualifikasi yang ditentukan.


“Alumni PMII itu basisnya adalah dia alumni mahasiswa yang punya daya tawar akademik. Nah itu yang harus dipertaruhkan, karena daya tawarnya akademik, ya profesi sekaligus komopetisinya adalah kompetensi,” jelas Cak Thoriq.


Selain itu, lanjut Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Lumajang ini, terdapat banyak peluang yang dapat dilakukan alumni IKA-PMII. Misalnya dalam dunia usaha yakni menyediakan jasa layanan kesehatan atau pengelola lembaga pendidikan.


Oleh karena itu, IKA-PMII mesti dirancang secakap mungkin, agar seluruh elemen kader bisa memberdayakan ilmu dan potensinya sesuai kapasitas dan kualitasnya masing-masing.


“PMII adalah organisasi kemahasiswaan yang karakternya bergerak, karena itu dinamakan pergerakan. Bergerak ya artinya tidak diam. Hari ini siapa yang lebih bergerak dan siap berkompetisi dengan kompetensi dialah yang berhasil,” pungkasnya.


Editor:

Matraman Terbaru