• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 26 Juni 2022

Metropolis

Rektor UINSA Harap Pendidikan Kader Ulama Dimanfaatkan dengan Baik

Rektor UINSA Harap Pendidikan Kader Ulama Dimanfaatkan dengan Baik
E-pamflet sosialisasi program kaderisasi ulama.
E-pamflet sosialisasi program kaderisasi ulama.

Sidoarjo, NU Online Jatim

Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, H Masdar Hilmy berharap program pendidikan kader ulama dapat dimanfaatkan dengan baik. Hal itu disampaikan H Masdar saat sambutan pada acara ‘Sosialisasi Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal’ atau PKUMI wilayah Surabaya dan Yogyakarta melalui zoom meeting, Rabu (25/05/2022) pagi.


“Saat ini kita hidup dalam pada era yang luar biasa besar dari sisi tantangan, perkembangan sains dan teknologi. Sehingga ulama dituntut tidak hanya mereka yang menguasai satu bidang keilmuan agama saja. Tetapi juga ilmu-ilmu lain,” ujarnya.


Menurut H Masdar, dalam upaya mempelajari ilmu-ilmu lain tersebut membutuhkan satu program yang perlu didesain secara formal.


Ia bersyukur, program PKUMI yang disosialisasikan saat ini memang didesain untuk memenuhi kebutuhan.


“Kalau pada zaman dulu ulama dikader oleh individu kiai yang berada di lembaga pondok pesantren. Dan negara sama sekali tidak hadir untuk membackup secara finansial ataupun secara langsung,” ungkapnya.


H Masdar mengapresiasi saat ini negara hadir untuk memberi fasilitas pendidikan kader ulama. Baginya, sangat disayangkan apabila masyarakat tidak antusias menyambut program tersebut.


Pasalnya, program tersebut adalah keinginan negara dan merupakan upaya baik dari negara dalam rangka membantu masyarakat untuk mencetak ulama yang kredibel, serta bisa menjadi pencerah masyarakat di masa yang akan datang.


“Kami sudah melakukan sosialisasi di kalangan mahasiswa dan alumni. Bahwa sekarang negara memiliki program pendidikan kader ulama yang bisa diikuti secara lagnsung oleh masyarakat,” terangnya.


Alumni Universitas McGill Montreal, Quebec, Kanada itu mengajak kapada semua pihak untuk dapat memanfaatkan dengan baik. Bagi Masdar, menjadi ulama tidak semata-mata keinginan individu. Tetapi juga membutuhkan uluran tangan dari negara dalam rangka membantu program tersbut agar berjalan dengan baik.


“Kami mengucapkan ribuan terima kasih  kepada pemerintah, khususnya kepada masjid istiqlal yang telah menyelenggarakan PKUMI. LPDM yang telah membackup finansial sehingga kegiatan PKUMI ini berhasil secara baik,” pungkasnya.


Editor:

Metropolis Terbaru