• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 26 September 2022

Matraman

Ketua NU Ponorogo Minta Nahdliyin Patuh Soal Vaksinasi

Ketua NU Ponorogo Minta Nahdliyin Patuh Soal Vaksinasi
Ketua PCNU Ponorogo, KH Fatchul Azis dalam salah satu acara. (Foto: NOJ/ Muhamad Sholikhan)
Ketua PCNU Ponorogo, KH Fatchul Azis dalam salah satu acara. (Foto: NOJ/ Muhamad Sholikhan)

Ponorogo, NU Online Jatim

Vaksinasi sudah dimulai hari ini, Rabu (13/01/2021). Selanjutnya, masyarakat diminta tidak perlu khawatir dan takut untuk mengikuti program pemerintah tersebut. Sebab, tujuan dari vaksinasi ini tidak lain untuk mencegah semakin melonjaknya kasus Covid-19.

 

Menanggapi vaksinasi ini, KH Fatchul Azis Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) mengharap seluruh pengurus, Badan Otonom (Banom) NU dan Lembaga NU serta warga Nahdliyin turut mendukung pemerintah dan patuh untuk menerima vaksin.

 

KH Fatchul Azis mengatakan, Vaksin Sinovac telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dengan izin penggunaan darurat ini, vaksin Corona produksi Sinovac Life Science Co.Ltd.China dan PT Bio Farma (Persero) dapat digunakan untuk program vaksinasi di Indonesia.

 

"Jadi sudah jelas dan insyaallah bisa memberantas Covid-19 dan pastinya halal karena sudah mendapat sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI)," kata Kiai Azis kepada NU Online Jatim, Rabu (13/01/2021).

 

Kiai Azis mengungkapkan, dalam pemberian izin Vaksin tersebut, BPOM melakukan kajian hasil uji klinis tahap akhir. Termasuk khasiat atau efikasi vaksin. Sehingga sudah sangat sesuai untuk kesehatan khususnya menanggulangi pandemi ini. "Sebaiknya kita semua patuh pada pemerintah untuk terus mendukung, kooperatif dalam menerima vaksin nantinya," ujarnya.

 

 

Ia menambahkan, hal ini semata-semata hanya upaya agar kondisi bisa kembali normal untuk bisa beraktifitas seperti sedia kala. "Semoga Allah SWT meridhli dan Pandemi Covid-19 bisa berakhir," pungkasnya.

 

Penulis: Muhamad Sholikhan

Editor: Romza


Editor:

Matraman Terbaru