• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 2 Desember 2022

Matraman

Ponorogo Diserang PMK, Gus Luqman Ikuti Anjuran Pemerintah

Ponorogo Diserang PMK, Gus Luqman Ikuti Anjuran Pemerintah
KH Luqman Al-Hakim Harist Dimyati Pengasuh Pondok Pesantren Tremas Pacitan. (Foto: NOJ/Zen)
KH Luqman Al-Hakim Harist Dimyati Pengasuh Pondok Pesantren Tremas Pacitan. (Foto: NOJ/Zen)

Ponorogo, NU Online Jatim
Penyakit Mulut Kuku (PMK) sampai saat ini masih menyerang sapi milik para peternak. Untuk itu, KH Luqman Al-Hakim Harist Dimyati Pengasuh Pondok Pesantren Tremas Pacitan menyarankan kepada para peternak untuk taat pada pemerintah dan tidak lupa untuk terus berdoa memohon kepada Allah. Hal itu dikatakan usai mengisi pengajian Ahad Pon, PCNU Kabupaten Ponorogo, di Masjid NU Ponorogo, Ahad (26/06/2022). 

 

Menurut Gus Luqman sapaan akrabnya, saat ini berdasarkan informasi dari media massa setidaknya sudah ada 8000 vaksin untuk sapi di Ponorogo. Maka peternak harus patuh pada pemerintah untuk penanganan PMK. 

 

"Kita harus ikut anjuran pemerintah untuk divaksin, karena dokter hewan sudah turun gunung semua," katanya. 

 

Ia juga mengingatkan, di samping memberi vaksin, Nahdliyin yang berprofesi sebagai peternak untuk melaksanakan sesuatu yang sudah menjadi tradisi baik seperti doa-doa atau istighatsah.

 

"Jadi, dua kaidah ushul fiqh yaitu melestarikan hal lama yang sudah baik dan mengambil hal baru yang lebih baik harus berjalan dengan beriringan," ujarnya. 

 

Menanggapi hal itu, Ahmad Sarbini selaku Ketua LPPNU Ponorogo mengungkapkan pihaknya sudah bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Ponorogo untuk vaksin PMK. Selanjutnya untuk doa dan mujahadah segera dilaksanakan di wilayah Kecamatan Pudak. 

 

"Ini kami kerja sama dengan LDNU untuk melaksanakannya," ungkap Ahmad.  


Matraman Terbaru