• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Maret 2024

Matraman

Tiga Hari, Kader PMII Pacitan Galang Dana untuk Korban Longsor

Tiga Hari, Kader PMII Pacitan Galang Dana untuk Korban Longsor
Kader PMII Pacitan saat melakukan penggalangan dana untuk korban longsor Nganjuk. (Foto: NOJ/ Risalatul Mu'awanah).
Kader PMII Pacitan saat melakukan penggalangan dana untuk korban longsor Nganjuk. (Foto: NOJ/ Risalatul Mu'awanah).

Pacitan, NU Online Jatim

Musibah banjir dan tanah longsor yang menimpa warga di Desa/ Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk memantik aksi sosial sejumlah kalangan. Salah satunya aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (STKIP PGRI) Pacitan.

 

Mereka melaksanakan aksi turun jalan melakukan penggalangan dana selama tiga hari berturut-turut, Selasa-Kamis (02-04/03/2021). Aksi ini juga sebagai  wujud nyata dari implementasi nilai Dasar Pergerakan (NDP) yang ditanamkan di PMII.

 

Kegiatan yang melibatkan puluhan kader PMII ini dilaksanakan di beberapa titik, yakni Perempatan Penceng, Cuwik, Bapangan, Pasar Minulyo, Pasar Arjowinangun, Alun-alun dan di Jalur Lintas Selatan (JLS) Kota Pacitan.

 

Ketua Mandataris PK PMII STKIP PGRI Pacitan menyampaikan, sebagai mahasiswa pergerakan yang paham akan hubungan antar sesama manusia aktivis PMII tidak mau tinggal diam. Ketika mengetahui adanya bencana tanah longsor di Kabupaten Nganjuk akhirnya muncul inisiatif melakukan penggalangan dana.

 

"Kami bersama Komisariat se-Pacitan setelah mengetahui adanya bencana tanah longsor di Nganjuk berinisiatif menggalang dana untuk korban. Tentunya kita bergerak ini adalah wujud nyata dari implementasi NDP PMII, yakni hablum minannas," ujar Rima Damayanti.

 

Penggalangan dana ini tidak lain bertujuan untuk meringankan beban bagi korban yang terdampak. "Sementara tujuan dari penggalangan dana, yaitu untuk meringankan beban bagi yang terdampak bencana itu sendiri," ungkap Dita.

 

Aktivis mahasiswa perempuan yang juga ketua pelaksana kegiatan ini menjelaskan, penggalangan dana sendiri memiliki esensi untuk membuat seseorang merasa tersentuh dan terpanggil akan sebuah peristiwa. Sehingga mendorong seseorang untuk melakukan donasi. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat Pacitan, terbukti penggalangan dana yang dilakukan selama tiga hari ini mendapat dana puluhan juta rupiah.

 

"Hasil penggalangan dana sebesar 14. 375.700 pagi tadi, dan total perolehan baru dapat diketahui malam nanti karena saat ini masih dilakukan penggalangan dana," katanya kepada NU Online Jatim.

 

Adapun seluruh uang yang terkumpul akan dikirim ke korban bencana banjir dan tanah longsor melalui NU Care-Lembaga Amil, Zakat, Infaq, Sadaqhah (LAZISNU) Kabupaten Pacitan.

 

 

Dita berharap, bantuan yang diberikan dapat bermanfaat sebaik mungkin, dan korban senantiasa diberikan ketabahan. "Semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi mereka semua, korban yang sudah meninggal husnul khotimah dan kepada seluruh keluarga korban yang masih hidup diberikan ketabahan," pungkasnya.

 

Penulis: Risalatul Mu'awanah

Editor: Romza


Editor:

Matraman Terbaru