• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 2 Desember 2022

Metropolis

Diterima 11 Kampus Luar Negeri, Santri Amanatul Ummah Ini Pilih Kuliah di Amerika

Diterima 11 Kampus Luar Negeri, Santri Amanatul Ummah Ini Pilih Kuliah di Amerika
M A Gymnastiar Putra, santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah yang diterima di 11 kampus luar negeri. (Foto: Istimewa)
M A Gymnastiar Putra, santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah yang diterima di 11 kampus luar negeri. (Foto: Istimewa)

Mojokerto, NU Online Jatim

M A Gymnastiar Putra, santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet, Kabupaten Mojokerto berhasil diterima 11 kampus di luar negeri. Sebelas kampus tersebut di Amerika, Australia dan Belanda. Namun, Putra memutuskan untuk berkuliah di Colorado School of Mines, Amerika Serikat dengan jurusan teknik pertambangan.


Siswa yang lulus dari Madrasah Bertaraf Internasional (MBI) Amanatul Ummah tahun pelajaran 2021/2022 itu mengaku dirinya memang sangat berkeinginan belajar di luar negeri.


“Mulai dari kecil saya memang ingin belajar ke luar negeri. Jadi motivasi kuat untuk belajar ke luar negeri itulah yang mendorong saya untuk belajar di MBI Amanatul Ummah. Madrasah yang telah mengantarkan santrinya untuk melanjutkan kuliah di berbagai negara yang tersebar di benua Eropa, Australia, Asia, dan Afrika,” katanya kepada NU Online Jatim, Jumat (01/07/2022) malam.


Putra menjelaskan, dirinya memilih Colorado School of Mines karena ingin berkontribusi untuk Indonesia pada sektor pertambangan. Tentunya dengan memperbaiki masalah yang ada di pertambangan Indonesia.


Baginya, pilihan belajar di universitas dengan jurusan teknik pertambangan nomor satu di dunia merupakan salah satu cara terbaik mempersiapkan diri memperbaiki sektor pertambangan di dalam negeri.


“Jadi dengan belajar di universitas ini, saya bisa mendapatkan ilmu yang tidak bisa saya dapatkan di Indonesia, dan membawanya kembali untuk menerapkannya guna menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada (di Indonesia),” ujarnya.


Santri asal Kabupaten Banyuwangi itu tercatat pernah menorehkan banyak prestasi tingkat internasional. Di antaranya, juara 1 lomba Bahasa Inggris tingkat Internasional di ajang FISO USA 2022, juara 1 invention competition di ajang UNIPO USA 2022. Delegasi terbaik di International MUN 102.0 2022 sebagai The Honorable Mention UNESCO, dan Bronze Medal LKTI International di ajang YISF 2022.


Adapun 11 kampus yang telah menerima santri kelahiran 13 Mei 2003 itu adalah Colorado School of Mines (Mining Engineering), Curtin University (Mining Engineering), University of Western Australia (Mining Engineering).


Selain itu, University of Arizona (Mining Engineering), Wageningen University of Research (Environmental Science), Arizona State University, Oregon State University, Kent State University, Saint Louis University, University of North Dakota, University of Cincinnati.


Editor:

Metropolis Terbaru