• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Metropolis

Fatayat NU Sidoarjo Kirim Daging Kurban bagi Isoman dan Penggali Makam

Fatayat NU Sidoarjo Kirim Daging Kurban bagi Isoman dan Penggali Makam
Pengurus PC Fatayat NU Sidoarjo saat membagikan daging kurban dan bahan pokok kepada salah seorang penggali makam di TMU Delta Praloyo. (Foto: NOJ/LYR).
Pengurus PC Fatayat NU Sidoarjo saat membagikan daging kurban dan bahan pokok kepada salah seorang penggali makam di TMU Delta Praloyo. (Foto: NOJ/LYR).

Sidoarjo, NU Online Jatim

Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sidoarjo menggelar bakti sosial (baksos), yakni dengan membagikan puluhan daging kurban dan paket bahan pokok kepada warga yang isolasi mandiri (isoman) dan penggali makam, Jum’at (23/07/2021).

 

Ketua PC Fatayat NU Sidoarjo, Elok Sifak Munadiroh mengatakan, baksos kali ini diawali dengan penyaluran sebanyak 27 paket daging kruban yang menyasar sejumlah warga Desa Ploso, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumah, serta beberapa kader Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU setempat yang dianggap layak.


“Baksos ini dalam rangka mengisi kegiatan selama masa pandemic, terutama di momen Idul Adha 1442 Hijriah,” ujarnya kepada NU Online Jatim.

 

Selain itu, pihaknya juga menyerahkan lima paket daging kurban dan 25 paket bahan pokok kepada penggali kubur di Taman Makam Umum (TMU) Delta Praloyo.

 

“Hal ini sebagai bentuk dukungan Fatayat NU Sidoarjo untuk para penggali kubur yang beberapa waktu terakhir ini bekerja sangat ekstra,” kata Ning Elok, sapaan akrabnya.

 

Lebih lanjut, Ning Elok menegaskan, melalui baksos ini diharapkan warga yang sedang menjalani isoman merasa lebih diperhatikan dan terbantu, sehingga bisa meningkatkan imun atau daya tahan tubuhnya.

 

“Ucapan terima kasih kami sampaikan setinggi-tingginya kepada sahabat PC Fatayat NU Sidoarjo, PAC Fatayat NU Krembung, dan juga para dermawan. Semoga para dermawan diluaskan dan barokah rizkinya, serta ke depan bisa selalu mendukung kegiatan kami,” imbuhnya.

 

Pada momentum Hari Anak Nasional (HAN) yang diperingati setiap tanggal 23 Juli ini, Ning Elok mengemukakan, Fatayat NU adalah organisasi bagi perempuan muda NU dengan rentang usia 20-45 tahun. Sebagai seorang ibu, kewajibannya adalah mendidik anak-anaknya di rumah dan menjadi pendidik yang pertama.

 

“Ibu juga sebagai benteng utama keluarga dari segala macam serangan dari luar seperti radikalisme, bahaya narkoba, miras, dan lainnya. Maka berbuatlah sesuatu dan jangan hanya berdiam diri, jadilah perempuan yang anfauhum linnas,” tandasnya.

 

Dijelaskannya, sejumlah kegiatan bersifat virtual pihaknya lakukan selama pandemi. Mulai doa bersama hingga webinar. Hal ini dilakukan agar tetap produktif fan berinovasi di masa pandemi.

 

Editor: A Habiburrahman


Metropolis Terbaru