• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Metropolis

Gus Obey, Dai Muda Alumni Denanyar yang Terpilih Duta Santri Putra Sidoarjo

Gus Obey, Dai Muda Alumni Denanyar yang Terpilih Duta Santri Putra Sidoarjo
M Obey Sa’ad Nobel usai dinobatkan sebagai Duta Santri Sidoarjo 2020 beberapa waktu lalu. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto).
M Obey Sa’ad Nobel usai dinobatkan sebagai Duta Santri Sidoarjo 2020 beberapa waktu lalu. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto).

Sidoarjo, NU Online Jatim

M Obey Sa’ad Nobel, mengaku sangat bangga sekaligus bersyukur telah terpilih menjadi Duta Santri Putra Kabupaten Sidoarjo tahun 2020. Ia termasuk seorang santri yang memiliki talenta luar biasa.

 

Pria kelahiran Sidoarjo, 1 Oktober 1999 ini merupakan alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Mamba'ul Ma'arif Denanyar, Kabupaten Jombang. Ponpes ini didirikan oleh KH Bisri Syansuri, salah seorang ulama muassis Nahdlatul Ulama (NU).

 

Pemuda yang beralamat di Jl.Singajaya Desa Singopadu, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo ini menimba ilmu di Ponpes Mamba'ul Ma'arif Denanyar sejak duduk dibangku Madrasah Tsanawiyah (Mts) hingga Madrasah Aliyah Negeri (MAN).

 

Pemuda yang biasa dipanggl Gus Obey ini adalah Koordinator Departemen Jaringan, Sekolah dan Pesantren Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Tulangan. Ia  telah menorehkan sejumlah prestasi.

 

Pada tahun 2016, Obey meraih juara 2 lomba design robotic yang diadakan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, kemudian tahun 2017 menyabet juara 2 lomba Tugas Akhir (TA) Prodistik dengan project animasi saat menjadi siswa  di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Denanyar, Jombang.

 

Selain itu, ia pernah meraih predikat sebagai peserta terbaik dalam Latihan Kader Muda (Lakmud) yang digelar oleh Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kabupaten Sidoarjo (2017). Obey juga terpilih sebagai juara 1 Duta IPNU Kabupaten Sidoarjo (2018).

 

Sedangkan pada tahun 2020, ia menjadi pemenang lomba Dai Muda Se-Kabupaten Sidoarjo yang digelar oleh PC IPNU Sidoarjo. Serta meraih juara 2 lomba dakwah online yang diadakan oleh Pengurus Wilayah (PW) IPPNU Jawa Timur.

 

Bakatnya sebagai dai muda semakin bersinar. Obey mulai sering "manggung" menjadi penceramah di sejumlah pengajian sebelum Pandemi Covid-19 lalu. Kemampuan berceramahnya memang terasah bahkan sejak kuliahnya masih tatap muka. 

 

Mahasiswa semester tiga jurusan Ekonomi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Semarang tersebut aktif di masjid Baitussalam Bandara Internasional Jendral Ahmad Yani Semarang. Obey mengajar para karyawan mulai dari belajar baca Al-Qur'an hingga kitab kuning khas pesantren.

 

Ia mengaku termotivasi mengikuti ajang pemilihan Duta Santri karena ingin menjadi insan yang lebih bermanfaat. “Santri dimasa Pandemi Covid-19 harus menjadi pelopor serta bersikap aktif dan progresif pada segala aspek. Baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun keagamaan, dengan tetap mengedepankan akhlakul karimah dalam beragama, berbangsa, serta bernegara,” kata Obey kepada NU Online Jatim Senin (02/11/2020) malam.

 

Setelah terpilih sebagai Duta Santri, ia berkomitmen untuk selalu berikhtiar menjadi individu yang berakhlakul karimah. “Saya mengajak para santri agar selalu bersyukur dalam segala hal, terus dan senantiasa mempertahankan ideologi Pancasila serta faham Ahlussunah wal Jamaah an Nahdliyah,” tegas putra kedua dari tiga bersaudara yang memiliki hobi sepakbola dan bulutangkis tersebut.

 


 

Dijelaskannya, rencana kedepan, dirinya dan para finalis Duta Santri Sidoarjo yang lain akan menyusun rencana agenda kegiatan.

 

“Untuk rencana kedepan, akan kami agendakan dengan para finalis Duta Santri yang lain, untuk bersama membuat rencana yang akan kami jalankan. Termasuk terkait hidup sehat, entrepreneur, serta program lainnya,” pungkas Obey.

 

Editor; Romza


Editor:

Metropolis Terbaru