• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 9 Agustus 2022

Metropolis

Jaga Moderasi Beragama, Pesantren di Sidoarjo Ngontel Bareng Warga

Jaga Moderasi Beragama, Pesantren di Sidoarjo Ngontel Bareng Warga
Ngontel Bareng Pesantren Mahika Sidoarjo bersama Warga untuk Menjaga Kerukunan Beragama. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto)
Ngontel Bareng Pesantren Mahika Sidoarjo bersama Warga untuk Menjaga Kerukunan Beragama. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Moderasi beragama merupakan hal penting bagi kehidupan bangsa Indonesia. Mengamalkan moderasi beragama pada hakikatnya juga menjaga kerukunan, baik dalam umat beragama maupun antar umat beragama yang merupakan modal dasar bangsa agar kondusif dan maju.

 

Hal itulah yang menjadi pelecut semangat Pesantren Manba’ul Hikam (Mahika) Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo untuk mengadakan acara ngontel atau bersepeda bareng. Hal ini dilakukan guna moderasi beragama tersebut serta peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Sabtu (23/10).

 

Ketua Yayasan Pesantren Mahika, KH Abdul Wahid Harun menuturkan, bahwa acara tersebut sudah menjadi agenda rutin yang digelar oleh pihak pesantren selama kurun waktu tiga tahun. Adapun pelaksanaan tahun ini sekaligus dalam rangka memperingati HSN 2021.

 

“Dengan menggunakan sepeda kuno, peserta laki-laki mengenakan songkok hitam, baju merah, dan sarung putih, sementara peserta perempuan menyesuaikan,” kata Gus Wahid, usai acara kepada NU Online Jatim.

 

Ia menambahkan, ngontel ini dilakukan sekaligus mengingatkan kembali kepada semua santri bagaimana perjuangan sesepuh dahulu demi tegaknya Islam Ahlussunnah wal Jamaah.

 

“Peringatan HSN ini sebagai bentuk syiar bahwa kaum santri harus ada. Hal ini juga menunjukkan bahwa santri bukan lagi menjadi minoritas di negeri ini,” ungkapnya.

 

Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sidoarjo ini menegaskan, dengan semangat HSN 2021 yang mengusung tema ‘Santri Siaga Jiwa Raga’ tersebut harus dijadikan momentum berbenah sekaligus evaluasi.

 

“Di masa pandemi Covid-19, bangsa Indonesia harus siaga jiwa dan raga, segera tumbuh dan bangkit kembali menjadi negara yang tangguh dari berbagai krisis. Santri harus segera bangkit mengejar ketertinggalan,” tegasnya.

 

Sementara H Bahron Nafi' atau Gus Bahron selaku panitia pelaksana ngontel bareng santri mengatakan, acara ini diikuti oleh kiai dan keluarga besar Pesantren Mahika, para guru, alumni, serta warga setempat.

 

Tidak hanya itu, menurut Gus Bahron, banyak komunitas sepeda ontel yang turut bergabung untuk memeriahkan acara, di antaranya Paguyuban Ontel Sidoarjo (Pokas), Republik Ontel SDA (Ros), Komunitas Ontel SDA (Kos), Simpang Tiga Tulangan (Simpatik), dan Laskar Jenggolo dari Kecamatan Waru.

 

“Selain untuk memeriahkan HSN 2021, acara ini juga untuk menjalin silaturahmi dan berkumpul, serta mempererat persaudaraan dengan teman-teman penghobi sepeda ontel dari berbagai daerah dan latar belakang,” pungkasnya.


Metropolis Terbaru