• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 19 Agustus 2022

Metropolis

Kederisasi dan Tingkatkan SDM, Prioritas IPNU-IPPNU di Mojokerto

Kederisasi dan Tingkatkan SDM, Prioritas IPNU-IPPNU di Mojokerto
Prosesi pelantikan PAC IPPNU Sooko, Mojokerto. (Foto: NOJ/Indra NH)
Prosesi pelantikan PAC IPPNU Sooko, Mojokerto. (Foto: NOJ/Indra NH)

Mojokerto, NU Online Jatim

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sooko, Mojokerto sukses menggelar pelantikan dan rapat kerja.

 

Kegiatan berlangsung Ahad (07/02/2021) di Pondok Pesantren Riyadlul Qur'an Desa Kedungmaling, Sooko. Agenda ini adalah simbol semangat organisasi pelajar NU setempat dalam mengembangkan kaderisasi.

 

Penegasan disampaikan Ahmad Rifki, Ketua PAC IPNU Sooko. Dia berharap, dua tahun ke depan IPNU- IPPNU Sooko di bawah komandonya akan berjalan lebih baik.

 

“Tentu hal ini menjadi tantangan bagi kami, dimana selama dua tahun ke depan, pasti akan ada banyak rintangan yang harus dilalui. Dan dari sinilah kita awali dan bulatkan tekad untuk konsisten dan berkomitmen dalam menjalankan tugas,” katanya.

 

Ia juga menegaskan, untuk program kerja satu tahun ini terfokus pada kaderisasi dan peningkatan sumber daya manusia.

 

"Dimana dalam penerapannya kaderisasi sendiri lebih  fokus terhadap pendirian ranting dan komisariat. Sedangkan pada peningkatan di sumber daya manusia, program kerjanya banyak yang melaksanakan seminar, diklat, dan pelatihan keterampilan," paparnya.

 

Secara terpisah, Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kabupaten Mojokerto, Mujibatur Rohman berharap seluruh pengurus dapat menjalankan roda organisasi semaksimal mungkin. Demikian pula dapat mempertanggung jawabkan apa yang telah diucapkan dalam  prosesi pelantikan.

 

“Ke depan, pekerjaan rumah yang berat yaitu pembentukan ranting dan komisariat.  Karena masih minim sekali ranting IPNU-IPPNU Sooko yang resmi,” tegasnya.

 

Sementara Ustadz M Nasir Munawir selaku Pengasuh Pondok Pesantren Riyadlul Qur'an berpesan pengurus selalu menjaga ideologi Ahlusunnah wal Jama’ah. Pasalanya banyak aliran yang mengancam keutuhan bangsa dan negara, dan yang menjadi sasaran penyebaran adalah pelajar.

 

“Selalu jaga Ahlusunnah wal Jama'ah dan tidak termakan hoaks di media sosial. Karena  peran pelajar NU sangat penting dalam menangkal permasalahan tersebut,” pesannya.

 

Jurhadina Sri Wahyuni selaku panitia mengatakan acara dihadiri Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sooko, Pimpinan Cabang (PC) IPNU-IPPNU Kabupaten Mojokerto. Juga PAC IPNU-IPPNU Sooko dan segenap badan otonom (Banom) se-Kecamatan Sooko.

 

Tema kegiatan adalah ‘Sinergitas kepengurusan untuk mewujudkan organisasi yang produktif dan progresif. “Diangkatnya tema ini agar ke depannya kepengurusan periode dapat terus bersinergi dalam mewujudkan kader produktif serta progresif," ujar Dina sapaan akrabnya.

 

Penulis: Indra Nurdien Hakim


Editor:

Metropolis Terbaru