• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 2 Juli 2022

Metropolis

Ketua NU Sidoarjo Sampaikan Tiga Parameter Jamiyah Profesional

Ketua NU Sidoarjo Sampaikan Tiga Parameter Jamiyah Profesional
Ketua PCNU Kabupaten Sidoarjo KH Makhun menyampaikan arahan dalam acara pelantikan pengurus MWCNU Kecamatan Sukodono masa khidmat 2021-2026 di Aula MWCNU setempat, Ahad (29/08/2021). (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto).
Ketua PCNU Kabupaten Sidoarjo KH Makhun menyampaikan arahan dalam acara pelantikan pengurus MWCNU Kecamatan Sukodono masa khidmat 2021-2026 di Aula MWCNU setempat, Ahad (29/08/2021). (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto).

Sidoarjo, NU Online Jatim

KH Maskhun Ketua PCNU Sidoarjo mengungkapkan tiga parameter jamiyah atau organisasi profesional. Hal ini disampaikan Kiai Maskhun saat pelantikan pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukodono masa khidmat 2021-2026, Ahad (29/08/2021).

 

Menurut Kiai Maskhun, pertama yaitu perangkat organisasinya harus aktif dan kepengurusan semua lembaga yang berada di bawah naungannya  harus terisi.

 

“Kedua, jadikan MWCNU sebagai jamiyah yang mandiri, karena sekarang ini NU harus mandiri. Artinya, dalam operasionalnya Nahdlatul Ulama (NU) mampu menghidupi dirinya sendiri dan punya sumber dana yang digunakan untuk membiayai operasionalnya, juga harus ada program fundraising dalam rangka penggalian sumber dana,” tuturnya.

 

Lebih lanjut Kiai Maskhun menambahkan, adapun parameter yang ketiga adalah menjadikan MWCNU sebagai jam’iyyah yang rahmatan lil ‘alamin. Artinya keberadaan NU harus benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat.

 

“Apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang belum selesai ini, NU dituntut untuk melayani masyarakat secara lebih. Mari kita bersama-sama bertekad untuk bersatu, menjalin kekompakan dengan PCNU, MWCNU, dan seluruh ranting NU se-Kabupaten Sidoarjo,” kata Kiai Maskhun.

 

Sementara itu, Ketua MWCNU Sukodono H Fathul Ibad mengungkapkan rasa syukurnya atas pelaksanaan pelantikan pengurus MWCNU Sukodono hari ini. Ditegaskannya, semua pengurus harian dan lembaga MWCNU Sukodono wajib memiliki Kartanu demi untuk menyukseskan survey warga NU sekaligus program Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

 

“Harapan kita, sebagai pengurus yang telah diberikan amanah oleh seluruh Nahdliyin di Kecamatan Sukodono, marilah kita berikan semua kemampuan kita untuk melayani warga NU. Pprogram-program  kita juga sudah ditunggu masyarakat ,” tegasnya kepada NU Online Jatim.

 

Usai acara pelantikan pengurus MWCNU Sukodono, kemudian dilanjutkan dengan  pelantikan pengurus lembaga MWCNU Sukodono. Acara tersebut sengaja dilangsungkan oleh panitia secara bergelombang untuk menghindari kerumunan.

 

 

Pelantikan tersebut dilaksanakan secara terbatas dan virtual dengan mengikuti protokol kesehatan (prokes) di Aula MWCNU Sukodono. Selain Kiai Maskhun dan pengurus PCNU Sidoarjo, hadir pula Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Sukodono, Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kecamatan Sukodono, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

 

Editor: Romza


Editor:

Metropolis Terbaru