• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 25 September 2022

Metropolis

Ketum PBNU Ajak Para Kiai untuk Sukseskan Vaksinasi

Ketum PBNU Ajak Para Kiai untuk Sukseskan Vaksinasi
Ketum PBNU KH Said Aqil Siraj. Foto: Istimewa
Ketum PBNU KH Said Aqil Siraj. Foto: Istimewa

Surabaya, NU Online Jatim

Sejumlah kiai masih ada yang masih tidak percaya adanya Covid-19. Tidak hanya itu, mereka juga tidak mendukung kebijakan vaksinasi. Hal ini disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siraj.

 

"Itu masih ada beberapa kiai, ya bukan kiai kecil lagi, bukan kiai yang imam mushala, bukan. Mereka masih tidak percaya Covid-19 dan masih suudzan dengan kebijakan vaksinasi," kata Kiai Said pada peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-23 PKB pada Jumat (23/07/2021).    

 

Dari kejadian tersebut, Kiai Said mengungkapkan bahwa selama pandemi ini juga PBNU tidak pernah berhenti mengingatkan soal bahaya virus Covid-19 serta mendorong agar vaksinasi segera dituntaskan. "Virus itu ada, dan sangat bahaya. Maka, ayo kita sukseskan vaksinasi" tegasnya.

 

Ia menduga bahwa mereka yang tidak percaya Covid-19 dan vaksinasi itu beralaskan membela iman. Sehingga menganggap hal-hal di luar iman, seperti Covid-19 tidak masuk akal dan tidak perlu diyakini keberadaannya. "Itu nanti bahayanya akan kembali kepada kita," ungkapnya.

 

Kiai Said meminta kerja sama seluruh pihak untuk turut menyadarkan para kiai yang masih berpikiran seperti itu.  Ia berpandangan, jika sikap denial (penolakan) itu dibiarkan, maka akan membuat buruk citra NU di hadapan publik. Sehingga muncul penilaian bahwa NU tidak rasional atau justru lebih umum lagi dengan menganggap Islam tidak rasional. Terlebih bila anggapan tersebut keluar dari kiai-kiai di lingkungan NU.   

 

 

"NU tidak realistis, NU berpikir sangat kuno dan tidak sesuai dengan tuntutan zaman. Seperti itu nanti bahayanya," tutur Pengasuh Pondok Pesantren Luhur Al Tsaqafah Ciganjur, Jakarta Selatan itu.  

 

Kiai Said menyatakan, selama masa pandemi pihaknya sudah berupaya tanpa henti untuk menyadarkan masyarakat khususnya warga Nahdliyin, termasuk kiai soal fakta adanya corona yang berakibat sangat berbahaya. 
 


Editor:

Metropolis Terbaru