• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 7 Juli 2022

Metropolis

KH Miftachul Akhyar Ingatkan Pentingnya Peran Ulama dan Umara

KH Miftachul Akhyar Ingatkan Pentingnya Peran Ulama dan Umara
KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum MUI Pusat saat acara halaqah ulama dan umara di Kabupaten Gresik, Sabtu (08/01/2022).
KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum MUI Pusat saat acara halaqah ulama dan umara di Kabupaten Gresik, Sabtu (08/01/2022).

Gresik, NU Online Jatim

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik menggelar halaqah ulama dan umara, Sabtu (08/01/2022). Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Agung Gresik. 

 

Ketua Umum MUI Pusat KH Miftachul Akhyar hadir dalam kegiatan bertema "Komitemen Ulama dan Mewujudkan Gresik Baru yang Bermartabat" tersebut. Selain itu, sejumlah perwakilan MUI Jatim dan pejabat pemerintah termasuk Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah (Bu Min) juga hadir di acara ini. 

 

Kiai Miftah mengingatkan bahwa agama dan pemerintahan harus terjalin beriringan. Menurutnya, agama merupakan dasar dan pemerintahan adalah penjaganya. Keduanya harus beriringan sesuai peran masing-masing. 

 

"Seperti sebuah bangunan tanpa penjaga maka akan hancur. Begitu juga kekuasaan tanpa ada agamanya maka akan roboh. Kebersamaan ini akan otomatis terjalin," kata Kiai Miftah saat sambutan. 

 

Sementara itu, Gus Yani menyatakan, peran ulama di kala krisis pandemi Covid-19 sangat membantu. Ulama memberikan pengarahan dalam bentuk fatwa yang dianut oleh umat. 

 

"Kondisi sosial di tengah krisis pandemi, masyarakat mengalami keadaan cukup berat, dalam segi sosial maupun lain. Baik batiniah memberikan dampak," bebernya. 

 

Meski demikian, bupati menuturkan, meski dalam kondisi berat, hukum dan politik masih stabil. Hal ini perlunya sinergitas antara pemerintah dan ulama dalam menjalani visi bersama. 

 

"Ini yang menjadi visi bersama, bisa menimbulkan stabilan di tengah pandemi covid-19. Sinergi ini yang benar-benar terjalin," paparnya.

 

Dalam kesempatan itu, Gus Yani juga menyampaikan, situasi pandemi belum berakhir. Untuk tetap menjaga agar tidak ada lonjakan, ia meminta agar tetap disiplin. 

 

"Kuncinya adalah kedisplinan. Namun semakin hari malah semakin luntur. Khususnya masyarakat Gresik," terangnya. 

  

Gus Yani juga mengungkapkan, keberhasilan vaksinasi di wilayahnya ini tidak lepas dari peran ulama. Untuk itu, perlunya sinergitas yang baik serta komitmen kuat antara ulama dan pemerintah agar Gresik senantiasa kondusif. 

 

"Peran dari guru-guru kita selalu memberikan yang baik. Tanpa dari para ulama vaksinasi kurang maksimal," pungkasnya.


Editor:

Metropolis Terbaru