• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 27 September 2022

Metropolis

Kompak, NU di Gresik Gelar Upacara Hari Santri bareng Lembaga-Banom

Kompak, NU di Gresik Gelar Upacara Hari Santri bareng Lembaga-Banom
Upacara Hari Santri yang diadakan oleh MWCNU Dukun, Gresik bersama lembaga dan banom. (Foto: NOJ/M Syafik Hooo)
Upacara Hari Santri yang diadakan oleh MWCNU Dukun, Gresik bersama lembaga dan banom. (Foto: NOJ/M Syafik Hooo)

Gresik, NU Online Jatim

Upacara pada puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 banyak dilakukan Nahdliyin di sejumlah daerah, salah satunya oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Dukun. Kegiatan tersebut dipusatkan di halaman Kantor MWCNU setempat, Jalan Raya Mojopetung, Dukun, Gresik, Jum’at (22/10).

 

Kegiatan yang diikuti seluruh lembaga dan banom NU di Dukun itu merupakan wujud khidmat Nahdliyin kepada kiai dan ulama dalam perjuangannya mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman penjajah.

 

Rais MWCNU Dukun, KH Ahmad Thoyib Mas'udi dalam amanatnya mengatakan, bahwa banyak hal yang dilupakan oleh warga NU terkait konsep dan pemikiran KH Abdul Wahab Hasbullah, yakni Nahdlatul Fikr dan Nahdlatut Tujjar.

 

“Nahdlatul Fikr ini bermakna kebangkitan pemikiran, sedang Nahdlatut Tujjar adalah kebangkitan ekonomi,” ujarnya saat jadi pembina dalam upacara Hari Santri 2021.

 

Kedua kosep pemikiran ini, menurut Kiai Thoyib, di era digital saat ini sangat perlu dimasifkan dan digalakkan gerakannya terhadap warga NU. Karena dari dua konsep inilah dapat menjadi pemantik kebangkitan Nahdliyin.

 

"Salah satu buktinya ialah upacara hari ini seluruh elemen NU Dukun kompak, baik lembaga dan banom, salah satunya karena di MWCNU Dukun penataan organisasi semakin baik dan pengelolaan usaha perekonomiannya semakin berkembang,” terangnya.

 

Sementara Ketua Panitia HSN 2021 MWCNU Dukun, Ustad Khotib mengatakan, semarak peringatan HSN 2021 tidak hanya dilakukan oleh MWCNU saja, akan tetapi dilakukan oleh lembaga dan banom, serta Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) dengan konsep dan dinamika yang berbeda.

 

"Misal yang dilakukan oleh PRNU Imaan dengan melakukan parade shalawat dan sejumlah kegiatan lainnya," tuturnya.

 

Khotib menambahkan, upacara ala santri juga memberikan daya tarik tersendiri bagi pengurus NU karena sudah lama tidak mengikuti upacara, di samping pula ada pembacaan resolusi jihad dan ikrar santri.

 

 

"Hal itu yang jadi pembeda diantara upacara-upacara lain yang diselenggarakan. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah rasa kebersamaan dan kekompakan antara lembaga, banom, dan elemen NU lainnya dalam mengikuti acara ini,” pungkasnya.

 

Diketahui, acara tersebut juga dihadiri oleh Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspimka) Dukun yang khidmat mengikuti upacara hingga selesai.


Metropolis Terbaru