• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Metropolis

Kompak, NU Dukun Gresik Sukseskan Pembelian Tanah

Kompak, NU Dukun Gresik Sukseskan Pembelian Tanah
Rapat koordinasi MWCNU Dukun, Gresik dengan PRNU dan LAZISNU untuk pembelian tanah. (Foto: NOJ/M Syafik Hoo)
Rapat koordinasi MWCNU Dukun, Gresik dengan PRNU dan LAZISNU untuk pembelian tanah. (Foto: NOJ/M Syafik Hoo)

Gresik, NU Online Jatim

Ikhtiar bersama dalam mewujudkan cita-cita organisasi perlu tekad dan semangat yang tinggi. Hal ini menjadi kesepakatan tidak tertulis bersama bagi pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Dukun, Gresik. Seperti yang dilakukan saat rapat koordinasi pembelian tanah dalam rangka pengembangan MWCNU ke depan.

 

Rapat koordinasi tersebut dipusatkan di Mushala An-Nahdlah MWCNU Dukun, Jalan Raya Mojopetung, Dukun, Gresik, Rabu (13/10). Kegiatan ini melibatkan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) dan Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) se-MWCNU Dukun.

 

Ketua MWCNU Dukun, KH Moh Sholeh menjelaskan, program pembelian tanah tersebut memerlukan dukungan semua pihak. Baik dari pengurus MWCNU, PRNU, lembaga ataupun badan otonom.

 

Menurutnya, semangat yang dibangun dalam program ini ialah dari NU dan untuk NU. Sebagaimana program lain sebelumnya saat merintis usaha Nusa DP, Numani Bakery, Nusa Agro, Nusamart, dan KSPPS,” ujarnya.

 

Ia berharap, semangat yang demikian terus terjalin pada elemen NU Dukun guna kemandirian ekonomi organisasi menjelang An-Nahdlah Ats-Tsaniyah. “Semoga bisa terus istiqamah dengan progres yang bagus,” imbuh Kiai Sholeh.

 

Sementara Ketua Panitia pembelian tanah MWCNU Dukun, Moh Nasihan mengatakan, tekad dan kebersamaan merupakan modal dalam program pembelian tanah. Karena dengan demikian kesulitan yang menimpa akan menemukan solusinya.

 

"Kekompakan dan kebersamaan ini sudah teruji di program serupa sebellumnya, semisal saat pembelian tanah MWCNU tahap pertama, pembangunan aula, dan usaha ekonomi MWCNU yang dilakukan belakangan ini,” ungkapnya.

 

Ia menuturkan, bahwa tanah tersebut kurang lebih seluas 802 meter persegi yang dipatok dengan harga Rp800 juta. Sementara ini, menurut Nasihan, DP yang dibayar sebasar Rp50 juta, sedang pelunasannya ditarget hingga enam bulan ke depan.

 

“Kekurangannnya tersebut akan melibatkan selemen elemen, termasuk PRNU dan LAZISNU, untuk bergerak secara masif dalam donasi tanah tersebut,” pungkasnya.


Metropolis Terbaru