• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Metropolis

LAZISNU Tingkat Desa di Gresik Miliki Pusat Penampungan Sampah

LAZISNU Tingkat Desa di Gresik Miliki Pusat Penampungan Sampah
Peresmian basecamp pengumpulan sampah oleh LAZISNU di Desa Baron Selatan, Baron, Dukun, Gresik. (Foto: NOJ/Syafik H)
Peresmian basecamp pengumpulan sampah oleh LAZISNU di Desa Baron Selatan, Baron, Dukun, Gresik. (Foto: NOJ/Syafik H)

Gresik, NU Online Jatim

Banyak hal yang dapat dilakukan demi memastikan khidmat kepada jamiyah dan masyarakat. Dengan demikian, keberadaan Nahdlatul Ulama benar-benar dirasakan manfaatnya, khususnya di lingkungan sekitar.

 

Prestasi membanggakan diukir NU care-Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Nahdlatul Ulama atau LAZISNU di Desa Baron Selatan, Baron, Dukun, Gresik. Mereka membangun  pusat penampungan atau basecamp sampah yang diambil dari warga.

 

Qomari mengatakan bahwa keberadaan pusat penampungan sampah dibangun di sekitar masjid Al-Mubarok Baron Selatan. “Hal ini agar kegiatan NU terpusat di Masjid Al-Mubarok yang merupakan milik jamaah,” kata Ketua NU Care LAZISNU Desa Baron Selatan tersebut, Senin (25/01/2021).

 

Dijelaskannya bahwa basecamp dibangun untuk meminimalisir dampak negatif dari sampah yang sudah dikumpulkan dari warga. Apalagi setelah dikelola dengan baik, ternyata sampah yang ada dapat memberikan keuntungan materi. “Sejak Januari 2020 sampai saat ini semakin bertambah hasil pengumpulan sampah dari warga,” terangnya.

 

Qomari menambahkan antusias masyarakat sangat tinggi terhadap kegiatan sedekah sampah, sehingga kegiatan terus berlanjut. Tidak semata berhenti dengan memperoleh keuntungan, warga juga berkenan untuk bersedekah. "Di samping sedekah sampah, warga juga antusias sebagai donatur untuk kegiatan LAZISNU,” ungkapnya.

 

Dalam pandangannya, kepercayaan warga tersebut buah dari kegiatan LAZISNU yang kerap mentasarrufkan hasil yang dikumpulkan untuk kegiatan yang bermanfaat. Tidak semata untuk kegiatan ibadah, juga aksi sosial yang tentu saja disaksikan dan dirasakan masyarakat.

 

"LAZISNU Baron Selatan juga menggagas program patungan untuk pembelian mobil pick up dengan tujuan memudahkan pengambilan sampah dari warga,” jelasnya.  

 

Tidak berhenti untuk kepentingan itu, keberadaan kendaraan juga demi menunjang kegiatan NU yang lain. Seperti pembagian zakat fitrah, penyaluran daging kurban dan beragam kegiatan lain.

 

Yang juga membanggakan, Pemerintah Desa Baron pun memberikan dukungan terhadap kegiatan LAZISNU. Hal ini terbukti dari sambutan kepala desa setempat saat peresmian basecamp. Tak semata mengparesiasi, juga mengusulkan program yang dapat dilakukan selanjutnya.

 

Kepala Desa Baron, Nurul Yatim memberikan dukungan terhadap kegiatan LAZISNU apalagi ujung-ujungnya adalah demi kemaslahatan umat.

 

“Saya memberikan masukan untuk kegiatan LAZISNU yaitu pengembangan menangani pakaian yang tidak terpakai atau seragam sekolah,” usulnya.

 

Dijelaskan kepala desa, bahwa hal itu nantinya agar dapat ditasarrufkan. Demikian pula sampah organik maupun non organik nanti akan dikelola oleh tim LAZISNU. "Dan ini bagian dari sedekah sampah warga,” tegasnya.

 

Dirinya yakin, upaya memiliki mobil pick up dapat terealisir. Hal tersebut tentu saja demi menunjang kiprah yang ada, sehingga manfaat LAZISNU semakin dirasakan umat.

 

Editor: Syaifullah


Editor:

Metropolis Terbaru