• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 15 Agustus 2022

Metropolis

Mahasiswa Unusida Lolos PHP2D Berkat Atasi Pencemaran Lingkungan

Mahasiswa Unusida Lolos PHP2D Berkat Atasi Pencemaran Lingkungan
Mahasiswa Unusida lolos PHP2D berkat penelitiannya atasai pencemaran lingkungan. (Foto: NOJ/MY).
Mahasiswa Unusida lolos PHP2D berkat penelitiannya atasai pencemaran lingkungan. (Foto: NOJ/MY).

Sidoarjo, NU Online Jatim

Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) kembali berhasil memperoleh hibah pada Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) tahun 2021.

 

Tim yang lolos ialah dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Unusida. Dengan penelitiannya tentang "Fitoremidiasi sebagai Metode Pengelolaan Limbah Cair Tekstil Pengrajin Batik di Kampung Batik Jetis, Kelurahan Lemahputro, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo".

 

Rektor Unusida, H Fatkhul Anam mengapresiasi prestasi yang kembali ditorehkan oleh tim dari Fakultas Teknik. Sebelumnya, berturut-turut sejak 2018 hingga saat ini tidak pernah absen lolos Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS), kemudian berhasil mencapai tahap pendanaan.

 

"Selamat kepada tim Fakultas Teknik Unusida. Terima kasih atas prestasi-prestasinya yang sangat membanggakan," katanya, Rabu (07/07/2021).

 

Senada dengan itu, Listin Fitrianah selaku pembimbing, mengaku bangga atas torehan prestasi mahasiswa Unusida yang sangat peduli dengan lingkungan sekitar.

 

"Saya bangga atas hasil penelitiannya di lapangan. Saya dukung program yang akan diterapkan di masyarakat ini,” ungkapnya.

 

Ia menyebutkan, bahwa inovasi yang dilakukan mahasiswa Unusida tersebut dapat mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah industri batik. Ia pun berharap pencemaran lingkungan akibat limbah industri lainnya juga segera dapat ditemukan solusi untuk mengatasinya.

 

“Sehingga dapat mengurangi polusi udara, air, maupun tanah, dan tercipta lingkungan yang bersih dan sehat,” tandasnya.

 

Sementara itu, ketua tim peneliti, Khilyatul Afkar menjelaskan, bahwa PHP2D bertujuan untuk memberikan solusi terhadap masalah-masalah di masyarakat. Di Kampung Jetis misalnya, mayoritas warganya bermata pencaharian sebagai pengrajin batik, sehingga disebut kampung batik.

 

Berdasarkan survey tim PHP2D Fakultas Teknik, masyarakat di Kampung Jetis selama ini belum bisa mengolah limbah batik dengan baik. Sehingga sebagian warga mengeluh karena sumber air (sumur) setempat yang jadi keruh.

 

“Hal ini diduga akibat dari pembuangan limbah batik cair yang dibuang begitu saja,” ujar Khilyatul kepada NU Online Jatim.

 

Dari persoalan ini, menurut Khilyatul, muncul ide Fitoremidiasi dengan memanfaatkan tumbuhan yang dapat menyerap kontaminan atau zat pencemar yang terdapat pada limbah batik, seperti zat warna, naptol, indigosol, serta logam berat.

 

 

"Saya teringat pada mata kuliah di teknik lingkungan tentang Fitoremidiasi, yaitu adanya kemampuan tumbuhan dalam menyerap zat pencemar. Metode inilah yang akan coba kami terapkan untuk mengatasi permasalahan lingkungan di kampung Jetis," pungkasnya.

 

Untuk diketahui, bahwa program yang dulunya disebut Program Hibah Bina Desa (PHBD) tersebut merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa lewat Organisasi Mahasiswa (Ormawa). Baik di tingkat Himpunan Mahasiswa (Hima), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), ataupun Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

 

Penulis: Maschan Yusuf

Editor: A Habiburrahman


Metropolis Terbaru