• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Metropolis

Madrasah Diniyah di Sidoarjo Ikut Andil Kuatkan PPKM Darurat

Madrasah Diniyah di Sidoarjo Ikut Andil Kuatkan PPKM Darurat
Satri Madrasah Diniyah Babussalam Tambakrejo, Krembung, Kabupaten Sidoarjo, doa bersama sebelum diliburkan dan belajar daring selama dua minggu. (Foto: NOJ/SA)
Satri Madrasah Diniyah Babussalam Tambakrejo, Krembung, Kabupaten Sidoarjo, doa bersama sebelum diliburkan dan belajar daring selama dua minggu. (Foto: NOJ/SA)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Masyarakat di Kabupaten Sidoarjo merespons Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dengan ikut serta menguatkan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk menekan laju kasus positif Covid-19. Secara teknis, peran serta masyarakat ditunjukkan dengan cara menguatkan PPKM Mikro di kampung.

 

Seperti yang dilakukan oleh Madrasah Diniyah (Madin) Babussalam Awar-Awar Tambakrejo, Kecamatan Krembung. Di sini, pengelola Madin bergerak cepat dalam merespons SE Mendagri, SE Gubernur, dan SE Bupati yang diteruskan oleh pemerintah kecamatan dan desa terkait PPKM Darurat. 

 

Dalam upaya memberikan perlindungan dan juga saling menjaga di antara sesama, Kepala Madin Babussalam Awar Awar Tambakrejo Ustadz Saman mengumumkan bahwa kegiatan belajar mengajar di madrasahnya terpaksa harus diliburkan selama dua minggu ke depan.

 

Seluruh santri diajak untuk berdoa bersama, istighatsah dan membaca shalawat sebagai ikhtiar batin agar pandemi Covid-19 segera berlalu. Saman juga mengimbau para santri memperhatikan protokol kesehatan yang ketat, seperti menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga wudlu.

 

"Hal ini kita lakukan dalam upaya untuk memberikan edukasi kepada para santri bahwa menjaga kesehatan, mencegah bahaya dan bertawakal kepada Allah SWT ketika ada musibah dan ujian apa pun adalah kewajiban bersama," ujar Saman kepada NU Online Jatim, Selasa (06/07/2021).

 

Ustadzah Madin Babussalam Wiwit Widya Ningsih menyampaikan bahwa para santri sesungguhnya tidak libur, tapi hanya belajar di rumah sambil memanfaatkan sistem daring bagi yang mempunyai fasilitas android sebagai sara komunikasi dan konsultasi.

 

Ditempat terpisah penasihat Madin Ustadz Subagio menuturkan bahwa Madin Babussalam tetap mematuhi anjuran pemerintah dan mendukung pemberlakuan PPKM Darurat. Santri juga diajarkan dan dibiasakan melakukan ikhtiar batin dalam menghadapi pandemic Covid-19.

 

Editor: Nur Faishal


Metropolis Terbaru