• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 10 Agustus 2022

Metropolis

Nahdliyin, Kenalan yuk dengan Janeta Pelayan Psikosial Terdampak Gempa

Nahdliyin, Kenalan yuk dengan Janeta Pelayan Psikosial Terdampak Gempa
Kolase foto layanan psikososial kepada warga terdampak gempa oleh tim Janeta Mobile Unit Malang. (Foto: Kominfo Jatim)
Kolase foto layanan psikososial kepada warga terdampak gempa oleh tim Janeta Mobile Unit Malang. (Foto: Kominfo Jatim)

Surabaya, NU Online Jatim

Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur memiliki unit kerja bernama Janeta Mobile Unit (selanjutnya ditulis Janeta) di UPT RSBN Malang. Unit ini memberikan layanan dukungan psikososial dan mitigasi bencana. Janeta sudah beroperasi dan memberikan layanang kepada warga Malang terdampak Gempa Blitar 6,2 SR beberapa pekan lalu.

 

Kepala UPT RSBN Malang, Firdaus Sulistijawan, Jumat (28/5/2021), mengatakan, pengerahan tim LDP ini menindaklanjuti arahan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim, Alwi. LDP tidak hanya memberikan penguatan dan kenyamanan, namun juga memberikan informasi dan penyadaran terkait bencana.

 

Gempa kembali terjadi pada 21 Mei 2021 dengan pusat di Kabupaten Blitar, tak ayal memunculkan kembali trauma terkait bencana yang terjadi sekitar sebulan yang lalu. Kerusakan fisik dan trauma tersebut dirasakan kembali oleh warga Dusun Ndandang Desa Pamotan Kecamatan Dampit Kabupaten Malang.

 

Untuk membantu menyembuhkan trauma tersebut, maka Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur kembali mengerahkan Pekerja Sosial dan tim untuk memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) dengan memberikan kegiatan mitigasi bencana.

 

JANETA Mobile Unit yang dipimpin oleh M. Chafidz, A.KS dan tim bertugas menyasar penyintas yaitu anak, lanjut usia dan disabilitas. “JANETA Mobile Unit, berkoordinasi dengan tokoh dan pemerhati masyarakat untuk memberikan kenyamanan dan penguatan untuk mereka melalui play therapy, sosio drama dan murrotal," kata M.Chafidz dikutip dari laman resmi Kominfo Jatim.

 

Kegiatan tersebut  memberikan LDP bagi disabilitas dan anak anak sejumlah 53 orang yang mengalami trauma. Dari ke 53 orang, 17 anak  masih mengalami traumatis salah satunya disabilitas netra yang bernama Jesica, usia 13 tahun, buta total dan cacat sejak lahir. Sejak terjadinya gempa yang pertama, Jesica tidak berani keluar rumah dan hanya berdiam diri dirumah saja sambil menyenandungkan lagu. Namun pada kegiatan kali ini, Jesica berani muncul dan bersosialisasi dengan warga sekitar.

 

Editor: Nur Faishal


Metropolis Terbaru