• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Metropolis

Nahdliyin Madura, gegara Ini Listrik Terganggu 5 Hari ke Depan

Nahdliyin Madura, gegara Ini Listrik Terganggu 5 Hari ke Depan
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau gardu listrik yang terganggu di Bangkalan. (Foto: NOJ/Huma PLN Jatim)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau gardu listrik yang terganggu di Bangkalan. (Foto: NOJ/Huma PLN Jatim)

Surabaya, NU Online Jatim

Warga di sebagian Pulau Madura merasakan pemadaman listrik selama tujuh hari, terhitung dari 26 Februari 2022 lalu. Penyebabnya, terdapat gangguan jalur tegangan tinggi 150 KV di Bangkalan. Atas ketidaknyamanan itu, Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, meminta maaf.


Permintaan maaf itu disampaikan Khofifah di akun Instagramnya pada Senin (28/02/2022), usai meninjau langsung gardu listrik yang terganggu di Bangkalan. “Saudaraku Tretan Madura yang saya hormati, saya mendapat kabar dari Pak Lasiran GM PLN UID Jatim. Intinya : sejak Sabtu (26/02/2022) pukul 21.44 WIB sebagian wilayah Madura mengalami pemadaman listrik,” tulis Khofifah.


Terdapat beberapa faktor kenapa itu terjadi. “Terdapat gangguan jalur tegangan tinggi 150KV di Bangkakan (terjadi breakdown). Upaya saat ini, pertama, PLN melakukan pembagian beban(pemadaman bergilir di Pulau Madura); Kedua, support genset mobile untuk pondok pesantren dan tempat ibadah yang menyelenggarakan acara Isra’ Mi'raj,” tulis Khofifah.


Diperkirakan, lanjut dia, perbaikan gangguan akan memakan waktu tujuh hari, terhitung sejak 26 Februari 2022. Artinya, selama lima hari ke depan warga Madura akan merasakan pemadaman bergilir. “Dari kekurangan beban sebesar kurang lebih 40MW akan dinyalakan secara bertahap secepat mungkin,” imbuh Ketua Umum Muslimat NU itu.


Dalam keterangan tertulisnya, Lasiran selaku GM PLN UID Jatim  menyampaikan bahwa PLN saat ini tengah membutuhkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Dinas dan seluruh pihak agar proses pemulihan pasokan listrik dapat berlangsung secara optimal.


PLN terus berupaya melakukan perbaikan untuk penormalan sedini mungkin. Sebanyak kurang lebih 120 personel dikerahkan PLN dalam melakukan upaya perbaikan agar penyaluran energi listrik ke Madura kembali normal.


Sejak sabtu Malam personel PLN dari Unit Pelaksana Transmisi yang tergabung  dalam tim Emergency Recovery System (ERS)  menelusuri penyebab gangguan yang melakukan perbaikan di sisi transmisi.


Selain itu, PLN pun telah melakukan mobilisasi genset yang dilakukan sejak hari Minggu (27/2) pukul 10.30 WIB. Sebanyak 73 unit genset dengan kapasitas 4367,60 kVA dari Jakarta Raya, Banten, Jawa Barat dan Jawa Tengah untuk mendukung pemulihan sementara di wilayah terdampak.


"Kekurangan daya ini mengakibatkan padam bergilir pada pelanggan dengan estimasi waktu rata-rata 3 jam untuk sebagian wilayah Madura. Mohon maaf sekali atas ketidaknyamanannya," papar Lasiran.


PLN pun meminta peran serta dari seluruh pelanggan PLN industri maupun rumah tangga di Madura agar turut berperan serta melakukan penghematan konsumsi listrik untuk mengantisipasi agar tidak terjadi pemadaman yang lebih luas.


Metropolis Terbaru