• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 3 Desember 2022

Metropolis

Ribuan Kader Ansor-Banser Sidoarjo Siap Dilatih Bela Negara oleh TNI AD

Ribuan Kader Ansor-Banser Sidoarjo Siap Dilatih Bela Negara oleh TNI AD
Anggota Banser Kabupaten Sidoarjo saat mengikuti Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) beberapa waktu lalu.
Anggota Banser Kabupaten Sidoarjo saat mengikuti Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) beberapa waktu lalu.

Sidoarjo, NU Online Jatim
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sidoarjo mengapresiasi dan menyambut baik peluang dilakukannya pelatihan bela negara oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) di masa yang akan datang.
 

Ketua PC GP Ansor Sidoarjo H Rizza Ali Faizin mengatakan, hal tersebut telah memotivasi ribuan kader Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Sidoarjo untuk berbondong-bondong mengikuti pelatihan bela negara.
 

"Ini sangat memotivasi para kader kami untuk berbondong-bondong mengikuti pelatihan bela negara. Kami sangat mengapresiasi hal itu, karena bela negara adalah panggilan iman, sama dengan bela agama dan ulama," katanya kepada NU Online Jatim, Kamis (10/03/2022).
 

Rizza menegaskan, pertemuan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jendral Dudung Abdurachman di Markas Besar (Mabes) TNI AD Jakarta beberapa waktu lalu sangatlah tepat.
 

“Apalagi salah satu isi pertemuan tersebut TNI-AD membuka peluang untuk memberikan pelatihan bela Negara bagi Ansor dan Banser. Itu merupakan motivasi tersendiri bagi anggota badan otonom (banom) Nahdlatul Ulama (NU) untuk mengembangkan peningkatan kemampuannya,” tegasnya.
 

Menurut pandangannya, GP Ansor sebagai salah satu banom NU yang bergerak di bidang kepemudaan dan kemasyarakatan sudah sejak lama berkontribusi kepada negara, yakni sejak masa perjuangan kemerdekaan RI hingga saat ini.
 

“GP Ansor berdiri tahun 1934 dengan tujuan utama berjuang untuk merebut kemerdekaan RI dari penjajah. Oleh karenanya, setiap saat Ansor-Banser harus siap untuk membela negara,” ujar anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo tersebut.
 

Rizza mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan kader Ansor-Banser Sidoarjo terbaik untuk mengikuti pelatihan bela negara.
 

"Kami siap dilatih untuk mengembangkan kemampuan fisik, intelijen, dan kemampuan memahami gerakan di media sosial," ungkapnya.
 

 

Sebagaimana diketahui, Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan KSAD Jendral Dudung Abdurachman telah melakukan pertemuan di Mabes TNI AD Jakarta beberapa waktu lalu. Adapun salah satu isi pertemuan dibukanya peluang pelatihan bela negara bagi GP Ansor dan Banser oleh TNI AD.


Editor:

Metropolis Terbaru