• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 2 Juli 2022

Metropolis

Santri di Gresik Diingatkan Harus Miliki Semangat Berjuang seperti Rasulullah

Santri di Gresik Diingatkan Harus Miliki Semangat Berjuang seperti Rasulullah
Pondok Pesantren Darul Ihsan Menganti Kabupaten Gresik saat peringatan bulan Muharram 1443 Hijriyah. (Foto: NOJ/ Muhamad Arif).
Pondok Pesantren Darul Ihsan Menganti Kabupaten Gresik saat peringatan bulan Muharram 1443 Hijriyah. (Foto: NOJ/ Muhamad Arif).

Gresik, NU Online Jatim

Pondok Pesantren Darul Ihsan Menganti Kabupaten Gresik memperingati bulan Muharram 1443 H dengan sejumlah agenda kegiatan. Dalam momentum Asyura, para santri diingatkan supaya memiliki semangat berjuang seperti Rasulullah.

 

Adapun kegiatan tersebut mulai dari perlombaan antar santri, bermunajat bersama, sampai puncaknya pada tanggal 10 Muharram 1443 H yaitu pembacaan Maulid Diba', berdoa dan berbagi kepada sesama, Kamis (19/08/2021).

 

Meski di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda, acara di pesantren terlihat cukup kondusif tanpa melupakan protokol kesehatan. Selain itu peserta puncak acara inti hanya boleh diikuti para santri mukim.

 

Prosesi acara di awali setelah sholat Ashar dengan pembacaan Maulid Diba' dan ditutup do'a bersama. Pada acara inti para santri diingatkan tentang pentingnya meneladani mental para pejuang.

 

“Karena santri tidak akan terlepas dengan ujian. Seperti saat ini, kondisi pandemi yang tidak kunjung usai. Menjadikan, santri tidak boleh dikunjungi orang tuanya. Tapi, semua santri wajib punya optimisme dan khusnudzon kepada semua ketentuan Allah pasti menyimpan hikmah," demikian pesan KH Mulyadi, pengasuh Pondok Pesantren Darul Ihsan Menganti.

 

Selain itu, esensi perjuangan juga dicontohkan oleh Rasulullah pada saat menyebarkan agama Islam di bumi Makkah. “Meski dikucilkan bahkan ancaman pembunuhan, Nabi Muhammad SAW tetap teguh dan semangat menyebarkan agama Islam," lanjut KH Mulyadi.

 

Ia kemudian mengajak bertawassul di awal tahun baru Islam kepada Rasulullah, para ulama serta tidak lupa para pahlawan di Indonesia.

 

 

“Semoga tahun baru menjadi babak baru dan semngat juang yang lebih maksimal," tutup KH Mulyadi dalam tausiyahnya.

 

Penulis: Muhamad Arif

Editor: Romza


Editor:

Metropolis Terbaru