• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 15 Agustus 2022

Metropolis

Tak Hanya Jaga Ulama, Banser Bawean Juga Semangat Jaga Hutan

Tak Hanya Jaga Ulama, Banser Bawean Juga Semangat Jaga Hutan
Anggota Banser Ranting Menara, Bawean, Gresik, menunjukkan lokasi kebakaran hutan. (Foto: NOJ/Aminuddin)
Anggota Banser Ranting Menara, Bawean, Gresik, menunjukkan lokasi kebakaran hutan. (Foto: NOJ/Aminuddin)

Gresik, NU Online Jatim

Anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, tak hanya semangat menjaga ulama, Nahdlatul Ulama, dan pesantren. Di sana, mereka juga antusias menjaga lingkungan, termasuk hutan.

 

Antusiasme anggota Banser Bawean menjaga alam itu ditunjukkan saat terjadi kebakaran di kawasan perbukitan di Gunung Korse, Dusun Menara, Desa Gunung Teguh, Selasa (17/08/2021) malam, yang diduga karena ulah oknum tak bertanggung jawab.

 

Informasi diperoleh, sebelum terjadi kebakaran hutan, beberapa remaja yanga mendaki bukit keluar dari Dusun Menara. Tidak diketahui pasti apa yang mereka lakukan di bukit tersebut. Setelah itu terlihat dari pemukiman warga titik api yang sudah mulai melahap semak dan pepohonan di atas bukit.

 

Membelah gelap dan menahan dinginnya malam, bersama anggota Kepolisian RI dan Tentara Nasional Indonesia setempat, anggota Banser segera mendatangi lokasi dan berjibaku memadamkan api. Beruntung, berkat kegigihan semua personel, api berhasil dipadamkan.

 

"Awal api terlihat sekitar pukul 16.30 WIB itu masih kecil, dan semakin membesar. Kita Ansor Ranting Menara sebagai warga merespons. Kami langsung kordinasi dengan sahabat Ansor yang lain untuk melakukan pemadaman api ke lokasi kejadian," cerita anggota Banser Menara, Moh Ali, Kamis (19/08/2021).

 

Berkat kerja sama dengan warga sekitar dan aparat setempat, pukul 20.00 WIB api pun berhasil dipadamkan. Ia berharap bagi siapa saja yang menyebabkan kebakaran hutan di gunung setempat supaya bertanggung jawab. “Mungkin bisa mendatangi warga, setidaknya meminta maaf,” katanya.

 

Penulis : Aminuddin

 

Editor: Nur Faishal


Metropolis Terbaru