• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 4 Maret 2024

Pendidikan

RSI Unisma Rutin Edukasi Kesehatan Anak pada Masyarakat

RSI Unisma Rutin Edukasi Kesehatan Anak pada Masyarakat
Ilustrasi RSI Unisma. (Foto: NOJ/ rsiunisma.com)
Ilustrasi RSI Unisma. (Foto: NOJ/ rsiunisma.com)

Malang, NU Online Jatim

Rumah Sakit Islam (RSI) Universitas Islam Malang (Unisma) terus gencar memberikan edukasi terkait kesehatan terhadap masyarakat. Kali ini, RSI Unisma bekerja sama dengan Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid Dewan Masjid Indonesia (BKMM-DMI) Kota Malang melakukan kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) di Masjid Jamik Kota Malang, Ahad (04/02/2024).

 

Agenda ini dipandu oleh host Dr Dra Mutmainnah Mustofa MPd dan diikuti kurang lebih 100 orang ibu-ibu majelis taklim. Kegiatan PKRS tersebut rutin diadakan RSI Unisma kepada lingkungan masyarakat sekitar.

 

Dokter spesialis anak RSI Unisma, dr Sri Fauziyah SpA MBiomed menyampaikan materi dengan tema “Hidup Bahagia Bersama Sang Buah Hati”. Ia mengulas perihal pentingnya kesehatan bagi anak.

 

“Sebab itu, pola asuh, asih, dan asah kegiatan anak perlu dilakukan sebaik mungkin,” ujarnya dalam keterangan tertulis diterima NU Online Jatim, Senin (12/02/2024).

 

Ia mengatakan, pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu berdampak pada perkembangan dan pertumbuhan anak Indonesia. Sebanyak 80 juta anak Indonesia berpotensi mengalami dampak serius akibat pandemi.

 

“Seperti kemiskinan anak, perubahan pembelajaran (pendidikan), terkait gizi anak, pengasuhan dan keamanan hingga ancaman kesehatan, kesejahteraan, perkembangan dan masa depan,” terangnya.

 

Sebab itu, di antara yang hendaknya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar anak yaitu dengan melakukan asah, asih, dan asuh sebaik mungkin, serta modifikasi dan kreasi sesuai yang dibutuhkan.

 

“Cegah dampak buruk akibat pandemi pada anak dengan pendampingan dan terus pantau pertumbuhan dan perkembangan anak dengan ‘alat ukur’ yang tepat,” tegas dr Sri Fauziyah.

 

Dirinya berharap dari adanya edukasi tersebut menjadikan masyarakat, khususnya jamaah majelis taklim, lebih mengerti tentang pentingnya pola asuh anak yang baik sejak dini.

 

“Penanganan dini diperlukan untuk mencegah keterlambatan penanganan. Jika ada kemungkinan penyimpangan konsultasikan ke dokter RSI Unisma,” pungkasnya.


Pendidikan Terbaru