• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Maret 2024

Pendidikan

1 ABAD NU

Sambut 1 Abad NU di Unusa, Prof Nuh: Kuncinya Harus Didasari NU

Sambut 1 Abad NU di Unusa, Prof Nuh: Kuncinya Harus Didasari NU
Prof Muhammad Nuh, Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). (Foto: NOJ/YNH)
Prof Muhammad Nuh, Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). (Foto: NOJ/YNH)

Surabaya, NU Online Jatim

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menggelar Diskusi Ilmiah dalam rangka menyambut 1 Abad NU. Kegiatan bertajuk ‘Menyambut 1 Abad NU: Arah Pendidikan NU di Era Digital’ dipusatkan di Kafe Fastron, Tower Unusa, Sabtu (04/02/2023).


Hadir sebagai narasumber Prof Dr Ir Achmad Jazidie, Ketua Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Jawa Timur (Jatim) yang juga sebagai Rektor Unusa, M Adri Budi, Provincial Manager Inovasi Jatim, dan Sunan Fanani, Sekretaris Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU Jatim. Adapun keynote speaker dalam diskusi ilmiah yakni Prof Muhammad Nuh, Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).


Rais Syuriyah PBNU, Prof Muhammad Nuh mengatakan, tidak ada kontribusi itu yang sifatnya kecil, semua kontribusi mempunyai makna yang sangat luar biasa. Pihaknya mengucapkan terima kasih karena semua bersama-sama telah menyambut 1 Abad NU.


“Kunci yang pertama, harus di dasari NU. Zaman dahulu NU berdiri tahun 1926, dengan 100 tahun NU yang sekarang itu zamannya sudah berbeda, tetapi bukan berarti substansinya berubah,” katanya.


Menurutnya, perubahan zaman itu sendiri awal dulu mengikuti pola-pola miritim (ribuan tahun baru berubah), terus bergeser ke senteric (ratusan tahun), bergeser lagi menjadi decade (puluhan tahun).


“Sehingga bagi kalian semua yang di takdirkan bisa menikmati ujung 100 tahun ini merupakan karunia yang sangat luar biasa, apalagi kalau sempat melakukan kontemplasi yakni istilah renungan dalam hidup,” ungkapnya.


Orang yang paling berbahagia, lanjutnya, adalah orang yang tahu maksud, dan orang yang paling tidak bahagia itu yang tidak tahu maksud. “Sehingga hari ini kita mencoba untuk mengetahui apa maksud di balik itu semua,” paparnya.


Yang kedua sharing dan berbagi apa yang harus dilakukan sekarang dan yang akan datang. Kenapa NU harus mendirikan perguruan tinggi NU? kok tidak di PTN. Filosofi digital society itu untuk menikmati tidak harus memiliki.


Oleh karena itu kalau NU tidak mengikuti perkembangan dari populasinya NU itu sendiri, rumahnya terlalu sempit. Maka hukum Fisikanya yang akan berlaku. Di NU tekanan naik karena populasi terdidik semakin besar, sehingga rumahnya tetap segitu maka gesekan akan semakin besar.


“Sehingga caranya simple bagi orang yang memahami fenomena Fisika, volumenya yang di perbesar, karena tekanannya akan turun. Jika tekanannya turun maka setiap elemen di ruangan itu bisa berkreasi,” tandasnya.


Pendidikan Terbaru