• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 25 Juni 2022

Tapal Kuda

Bikin Heran, Tradisi Pembuatan Panganan Lokal Ini Nyaris Hilang

Bikin Heran, Tradisi Pembuatan Panganan Lokal Ini Nyaris Hilang
Camilan Sagon. (Foto: Ist).
Camilan Sagon. (Foto: Ist).

Pasuruan, NU Online Jatim

Hari Raya Idul Fitri identik dengan kegiatan silaturahim dengan berkunjung ke rumah saudara, tetangga, dan sahabat. Oleh karenanya, berbagai camilan untuk suguhan disediakan.

 

Di Dusun Bunder Desa Lemahbang Kecamatan Sukorejo Pasuruan, suguhan yang kerap tersedia seperti Sagon, Lamtari, Kerupuk Beras, dan Jenang. Ada pula Opak Gulung, Opak Gepit, serta Marning Jagung.

 

Ibu Khusnul Khotimah menuturkan, mayoritas warga menyajikan camilan-camilan tersebut di rumahnya masing-masing. Pada awalnya, camilan tersebut tetap menjadi primodana di tengah gempuran camilan pabrik.

 

"Meskipun ada camilan pabrik, sagon dan yang lainnya itu selalu ada," ujarnya kepada NU Online Jatim, Kamis (20/5/2021).

 

Disinggung soal pembuatannya, Ibu Khusnul menjelaskan, bahwa camilan-camilan khas itu lumrahnya dibuat sendiri oleh warga. Tanpa harus membelinya di pasar.

 

"Buat sendiri, dengan jumlah banyak. Biasanya dijadikan oleh-oleh sama saudara yang mudik atau saat balik mudik," imbuh Alumni Pondok Pesantren Nailul Falah Suwayowo Sukorejo Pasuruan itu.

 

Namun, Ibu Khusnul merasa bersedih ketika tradisi pembuatan camilan tersebut semakin hilang. Bahkan saat ini mulai sulit ditemui warga yang menyediakan camilan sagon, lamtari, atau marning jagung di rumahnya.

 

"Kalau pun ada, bukan membuat sendiri. Melainkam beli di pasar," tutur aktifis Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) desa setempat tersebut.

 

Soal bahan, untuk pembuatan camilan seperti sagon, lamtari, atau marning jagung bukanlah hal yang sulit. Semua bahan dapat ditemui di pasar. Misal bahan untuk pembuatan sagon adalah tepung beras, tepung ketan, kelapa, dan Gula. Untuk pembuatan Lamtari meliputi tepung beras, gula dan santan. Sedangkan marning jagung cukup berbahan dasar jagung, dengan diberi bumbu bawang putih dan garam.

 

"Entah kenapa warga saat ini sudah jarang membuatnya. Padahal, bahan-bahannya mudah sekali didapat," pungkas istri dari Muhammad Munip itu.

 

Editor: A Habiburrahman


Tapal Kuda Terbaru