• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 26 September 2022

Tapal Kuda

Cegah Covid-19, Ribuan Santri Blokagung Segera Divaksinasi

Cegah Covid-19, Ribuan Santri Blokagung Segera Divaksinasi
Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi. (Foto: Istimewa).
Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi. (Foto: Istimewa).

Banyuwangi, NU Online Jatim

Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus digalakkan. Kali ini sasarannya menjangkau kalangan santri. Salah satunya santri di Pesantren Darussalam, Blokagung, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi.

 

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memantau secara langsung proses vaksinasi santri tersebut. Bupati Ipuk disambut langsung oleh Nyai Hj Mahmudah Hisyam, Nyai Hj Handariyatul Masruroh Syafaat, Nyai Nafis Hasyim, dan Nyai Hj Mahmudah Ahmad.

 

“Saat ini, tingkat penyerapan vaksin di Banyuwangi tertinggi di Jawa Timur. Kami akan terus menggalakkan vaksinasi ini agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk para santri,” tutur Bupati Ipuk dilansir nusadaily.com, Sabtu (19/06/2021).

 

Di Pesantren Blokagung tersebut vaksinasi akan dilakukan kepada 2330 santri. Pelaksanaannya dijadwalkan selama tiga hari ke depan.

 

“Selain di Pesantren Blokagung, vaksinasi juga dilakukan di sejumlah pesantren lainnya. Untuk waktunya dilakukan secara bertahap seiring dengan ketersediaan vaksin,” tutur Ipuk.

 

Sementara itu, dzurriyah pesantren setempat, Gus Indi Najmu Tsaqib mengapresiasi perhatian Pemkab Banyuwangi terhadap vaksinasi di pesantren.

 

“Hal ini sangat membantu bagi pesantren dalam menghadapi pandemi Covid-19,” ujar pria yang karib disapa Gus Endi tersebut.

 

Pesantren Darussalam Blokagung, menurut Gus Endi, akan terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Semua santri yang baru pulang liburan diwajibkan untuk melakukan tes antigen. Mereka juga tidak diperkenankan untuk beraktivitas di luar pesantren.

 

“Tahun ajaran baru ini, kita juga mewajibkan semua tenaga pengajar di pesantren harus telah divaksin,” pungkasnya.


Tapal Kuda Terbaru