• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 22 April 2024

Tapal Kuda

Kiai Muhib: Perbedaan Waktu Adzan Shalat Jumat di Makkah dan Indonesia

Kiai Muhib: Perbedaan Waktu Adzan Shalat Jumat di Makkah dan Indonesia
Suasana bimbingan teknis muadzin masjid dan iqamah oleh LTMNU Kabupaten Pasuruan. (Foto: NOJ/Mokh Faisol)
Suasana bimbingan teknis muadzin masjid dan iqamah oleh LTMNU Kabupaten Pasuruan. (Foto: NOJ/Mokh Faisol)

Pasuruan, NU Online Jatim

Semaraknya menyambut Ramadhan demikian terasa dalam beberapa hari terakhir, termasuk sejumlah penyedia jasa umrah untuk menyediakan paket spesial ini demikian banyak.


Tentunya tidak hanya keuntungan materi yang diraih, juga memastikan bahwa jamaah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah umrah selama Ramadhan dengan baik.


Dalam hal ini, Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Muhibbul Aman Aly mengatakan, inilah perbedaan waktu adzan Jum'at di Makkah dan di Indonesia.


Hal itu disampaikannya pada saat acara bimbingan teknis adzan muazin masjid dan mushala oleh Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pasuruan di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (24/02/2024).


"Jika adzan shalat Jum'at pertama di Makkah dilakukan 15 menit sebelum waktu dhuhur, sedangkan di Indonesia adzan Jum'at pertama dilakukan waktu dhuhur," ujarnya.


Menurutnya, kebanyakan orang Indonesia melakukan shalat qobliyah Jum'at di adzan pertama, padahal belum memasuki waktu dzuhur. Hal ini diketahui oleh orang Islam di seluruh dunia, jika ada jamaah yang berdiri pada saat adzan pertama pasti orang Indonesia.


"Adzan pertama sholat Jum'at sebelum memasuki waktu dhuhur mendapatkan sunnah, dan ada yang mengatakan adzan memasuki waktu dhuhur juga mendapatkan sunnah," terangnya.


Pengasuh Pondok Pesantren Besuk Pasuruan tersebut menjelaskan, sebaiknya adzan pertama shalat Jum'at dilakukan sebelum waktu dhuhur, namun jika tidak dijalankan tidak akan mendapatkan dosa namun tidak begitu baik.


"Di tempat kita khususnya adzan Jum'at sudah menjadi salah kaprah dan salah kedaden, hal itu tidak apa-apa ketimbang tidak adzan sama sekali," paparnya.


Kiai Muhib mengaku, adzan dua kali tidak hanya dilakukan pada saat shalat Jum'at, namun pada shalat subuh karena bangunannya yang kesulitan. Fonomena ini sudah terjadi di Malang tempat kakeknya, namun bila di terpakan akan menjadi salah paham di kiranya muadzinnya mengantuk.


"Ijtihad ulama boleh melakukan adzan dua kali syaratnya adzan pertama dilakukan sebelum waktu shalat namun risikonya sangat besar dan banyak masyarakat yang bingung, hal ini pernah saya lakukan," jelasnya.


Tapal Kuda Terbaru