• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 13 Agustus 2022

Tapal Kuda

Klinik NU Situbondo Beroperasi, Diharap Segera Miliki Rumah Sakit

Klinik NU Situbondo Beroperasi, Diharap Segera Miliki Rumah Sakit
KHR Azaim Ibrahimy (tengah) di dampingi KH Afifudin Muhajir (kanan) dan pengurus PCNU Situbondo saat pengguntingan pita. (Foto: NOJ/ Fathurrahman)
KHR Azaim Ibrahimy (tengah) di dampingi KH Afifudin Muhajir (kanan) dan pengurus PCNU Situbondo saat pengguntingan pita. (Foto: NOJ/ Fathurrahman)

Situbondo, NU Online Jatim

Setelah 11 tahun klinik NU Bina Jasmani vakum di karenakan kurangnya tenaga medis, tepat pada tanggal 17 Agustus 2021 resmi dibuka kembali. Pada kesempatan kali ini hadir Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Afiffudin Muhajir dan pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iah Sukorejo KHR Ach Azaim Ibrahimy.

 

Selain itu, hadir pula Forkopimda Situbondo serta Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Marzuki Mustamar secara virtual.

 

Dalam sambutannya, Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Situbondo, dr Sandy Hendrayono menyampaikan bahwa dibukanya kembali klinik ini sebagai embrio awal berdirinya rumah sakit NU di Kabupaten Situbondo.

 

“Harapan kami klinik ini nantinya akan menjadi Rumah Sakit NU di Kabupaten Situbondo. Tentunya dengan dukungan berbagai kalangan terutama pemerintah daerah,” ujarnya.

 

Selain itu dr Sandi juga mengharap pemerintah bisa bekerja sama dalam program “Sehat Gratis” atau Sehati yang digagas oleh Bupati Situbondo. Klinik Bina Jasmani ini masih terbatas sarana dan prasarananya.

 

Maka dari itu dr Sandi memohon agar Dinas Kesehatan dan pemerintah agar bersedia membantu pengadaan alat kesehatan di klinik tersebut.

 

H Karna Suswandi, Bupati Situbondo sangat mengapresiasi kemajuan PCNU setempat yang sudah ditunjukan dengan dibukanya kembali Klinik Bina Jasmani. Ia juga memberi perhatian kepada klinik dengan memberikan sejumlah bantuan.

 

“Kami siap memberi bantuan apapun kepada klinik ini, yang terpenting NU Situbondo bisa Berjaya,” kata Bung Karna, sapaan akrabnya.

 

Sementara itu, KH Marzuki Mustamar menyampaikan ucapan selamat atas dibukanya kembali Klinik Bina Jasmani. “Saya berharap NU Situbondo bisa maju dengan pesat dan besar,” ungkapnya.

 

Kiai Marzuki juga menyampaikan bahwa klinik milik NU harus ada ciri khas NU. Semisal dengan adanya ustad-ustadzah yang memberi ceramah atau bimbingan Aswaja kepada pasien.

 

Ia mengingatkan bahwa semua Sumber Daya Manusia (SDM)-nya harus NU. Oleh karenanya diharapkan dokter-dokter muda NU bisa bekerja di klinik dan rumah sakit NU.

 

“Coba misal NU, pesantren bisa bekerja sama dengan dinas kesehatan, dinas pendidikan dan pemerintah untuk menyeleksi santri-santri yang memiliki SDM lebih untuk dimasukan ke fakultas kedokteran dengan beasiswa. Kalau 1 pesantren memiliki 1 santri yang jadi dokter, maka berapa puluh dokter NU yang akan berkembang dari Kabupaten Situbondo,” lanjutnya.

 

 

Kegiatan ini diakhiri dengan pemotongan pita oleh KHR Ach Azaim Ibrahimy sebagai simbolis diremsikannya kembali Klinik Bina Jasmani PCNU Situbondo. Kemudian dilanjutkan dengan medical chek up yang dilakukan oleh perawat Klinik Bina Jasmani kepada KH Afifudin Muhajir dan KHR Ach Azaim Ibrohimy.

 

Penulis: M Fathurrahman

Editor: Romza


Editor:

Tapal Kuda Terbaru